Muhammadiyah Perkuat Ekonomi Umat, Jalin Kerja Sama Industri Emas Nasional

Muhammadiyah Perkuat Ekonomi Umat, Jalin Kerja Sama Industri Emas Nasional
Muhammadiyah Perkuat Ekonomi Umat, Jalin Kerja Sama Industri Emas Nasional.

WARTAPTM.ID, BANDUNG – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi Persyarikatan terus digencarkan oleh Muhammadiyah. Melalui PT Mentari Bayt Coin, Muhammadiyah resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Hartadinata Abadi Tbk dalam pengembangan sektor ritel, pencetakan, dan distribusi emas.

Kerja sama ini menjadi Upaya Muhammadiyah dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis aset riil yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran Persyarikatan dalam industri emas nasional.

Pertemuan antara kedua pihak berlangsung di Bandung pada Jumat (10/4/2026), dan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah serta direksi perusahaan. Dari unsur Muhammadiyah hadir Anwar Abbas, serta sejumlah rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah diantaranya Jebul Suroso, Desri Arwen, Herry Suhardiyanto, dan Abid Djazuli.

Dorong Gerakan “One People One Gram”

Dalam kolaborasi ini, Muhammadiyah mengusung konsep One People One Gram, sebuah gerakan kolektif yang mendorong kepemilikan emas secara bertahap di kalangan masyarakat.

Melalui jaringan amal usaha, koperasi, dan unit bisnis Muhammadiyah, distribusi dan pemasaran emas akan diperluas agar lebih mudah diakses oleh masyarakat luas. Skema ini dirancang untuk menghadirkan instrumen investasi yang aman, terjangkau, dan selaras dengan prinsip syariah.

“Kami ingin membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkeadilan. Emas tidak hanya sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai alat pemberdayaan,” ujar Anwar Abbas.

Ia menambahkan, gerakan satu gram emas untuk setiap individu diharapkan mampu menjadi fondasi kekuatan ekonomi kolektif umat.

Pastikan Kualitas dan Transparansi

Sebagai bagian dari kerja sama, rombongan Muhammadiyah turut meninjau langsung fasilitas produksi milik PT Hartadinata Abadi Tbk. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proses produksi, mulai dari pemurnian hingga pencetakan emas, berjalan sesuai standar kualitas yang tinggi.

Direktur Utama PT Mentari Bayt Coin, Jebul Suroso, menyampaikan bahwa program ini akan segera memasuki tahap implementasi melalui proyek percontohan di sejumlah daerah.

“Dalam waktu dekat, layanan pembelian emas secara cicilan tanpa riba melalui jaringan Muhammadiyah akan mulai dapat diakses oleh masyarakat,” jelasnya.

Perkuat Ekonomi Umat Berbasis Aset Riil

Pihak PT Hartadinata Abadi Tbk menyambut baik kolaborasi ini. Jaringan luas Muhammadiyah yang tersebar di berbagai daerah dinilai menjadi kekuatan strategis dalam memperluas literasi keuangan serta akses masyarakat terhadap investasi emas.

Sinergi ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan inklusi keuangan nasional berbasis aset riil, sekaligus menjadi model kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan sektor industri.

Melalui kerja sama ini, Muhammadiyah optimistis dapat mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi umat yang modern, mandiri, dan berkelanjutan—tidak hanya bagi warga Persyarikatan, tetapi juga masyarakat luas.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*