Riset Mahasiswa Doktor UMM Hasilkan Paten Teknologi

Riset Mahasiswa Doktor UMM Hasilkan Paten Teknologi
Mahasiswa Program Doktor Ilmu Pertanian UMM asal Mertak Tombok, Praya, Lombok Tengah, Karyanik, S.T., M.T.

WARTAPTM.ID, MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menegaskan kiprahnya dalam pengembangan inovasi teknologi melalui capaian hak kekayaan intelektual. Kali ini, UMM berhasil memperoleh paten granted untuk inovasi “Mesin Ekstraksi Sari Buah Mengkudu”, hasil riset mahasiswa Program Doktor Ilmu Pertanian.

Paten tersebut difasilitasi melalui Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) UMM sebagai bentuk dukungan terhadap hilirisasi hasil penelitian. Inovasi ini merupakan bagian dari riset mendalam yang tidak hanya berfokus pada pengembangan alat, tetapi juga pada kajian ilmiah proses pengolahan buah mengkudu agar kandungan zat aktifnya tetap terjaga.

Penelitian ini digagas oleh tim yang terdiri dari Karyanik mahasiswa doktoral Ilmu Pertanian UMM bersama Aniek Iriany, Warkoyo, serta Iis Siti Aisyah.

Mesin ekstraksi yang dikembangkan hadir sebagai solusi atas keterbatasan metode pengolahan tradisional yang dinilai kurang efisien. Dengan teknologi ini, proses pengambilan sari buah mengkudu menjadi lebih cepat, higienis, serta menghasilkan kadar ekstrak yang lebih tinggi dengan kualitas nutrisi yang tetap terjaga.

Inovasi tersebut membuka peluang besar dalam pengembangan produk olahan berbasis mengkudu yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, khususnya bagi petani dan pelaku usaha.

Kepala Sentra HKI UMM, Nur Putri Hidayah, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi indikator kuat kualitas riset yang dihasilkan sivitas akademika UMM.

“Paten merupakan bukti adanya kebaruan dan kemanfaatan teknologi. Proses penilaiannya membandingkan dengan publikasi dan paten di seluruh dunia, sehingga ini menunjukkan bahwa riset UMM memiliki daya saing global,” ujarnya.

UMM berharap inovasi ini tidak berhenti pada pencapaian akademik semata, tetapi dapat segera diimplementasikan secara luas di masyarakat. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi tanaman mengkudu sebagai komoditas lokal yang bernilai ekonomi tinggi.

Melalui penguatan riset dan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan nyata, UMM terus mendorong kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi kesejahteraan masyarakat.

Be the first to comment

Leave a Reply