WARTAPTM.ID, MALAYSIA – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Kontingen Taekwondo UMRI berhasil meraih 4 medali emas dan 3 medali perak dalam ajang MBW International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Nilai Indoor Stadium, Negeri Sembilan, Malaysia.
Kejuaraan ini diikuti oleh atlet dari 10 negara, antara lain Malaysia, Brunei Darussalam, Tiongkok, Hong Kong, Taiwan, India, Indonesia, Korea Selatan, Pakistan, dan Filipina. Di tengah persaingan ketat, atlet UMRI mampu menunjukkan performa terbaik dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.
Empat medali emas dipersembahkan oleh Alvira Rofian Putri (Under 53 kg Senior Putri), Umar Abdul Havidz (Under 58 kg Senior Putra), Agis Islami Ray (Under 63 kg Senior Putra), dan Rahma Wulandhilla (Under 49 kg Senior Putri). Sementara tiga medali perak diraih oleh Randi Saputra (Poomsae Recognized Senior Putra), Gian Ridho Putra (Under 54 kg Senior Putra), dan Aliya Nengsih (Under 53 kg Senior Putri).
Rektor UMRI, Saidul Amin, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, raihan medali ini menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu membawa mahasiswa UMRI bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri di berbagai bidang.
Pembina kontingen, Jayus, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil proses panjang yang tidak instan.
“Prestasi ini lahir dari pembinaan yang berkelanjutan, latihan yang konsisten, serta dukungan penuh dari universitas. Kehadiran pimpinan sebagai official memberikan motivasi tambahan bagi para atlet,” ungkapnya.
Jayus menjelaskan kontingen Taekwondo UMRI diperkuat tujuh atlet dari berbagai fakultas, mencerminkan kolaborasi lintas disiplin dalam pengembangan prestasi mahasiswa. Keberhasilan ini juga didukung oleh tim official yang terdiri dari unsur pimpinan dan pembina, yang memberikan pendampingan teknis, mental, serta motivasi selama kejuaraan.
Kepala Biro Kemahasiswaan UMRI, Reki Hervandi, menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam membangun sistem pembinaan prestasi yang berkelanjutan.
“Mahasiswa tidak hanya didorong untuk meraih medali, tetapi juga membangun karakter, pengalaman, dan kepercayaan diri untuk bersaing di tingkat internasional,” jelasnya.
Hal senada disampaikan oleh Aliya Nengsih, salah satu atlet yang meraih medali perak. Ia mengaku bangga dapat membawa nama UMRI di ajang internasional.
“Dukungan dari universitas, pembina, dan seluruh civitas akademika membuat kami semakin percaya diri saat bertanding. Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami,” ujarnya.
Be the first to comment