Resmi Jadi Rektor UMT, Warsito Fokus Perkuat Kualitas Pembelajaran dan Tambah Program Studi

Resmi Jadi Rektor UMT, Warsito Fokus Perkuat Kualitas Pembelajaran dan Tambah Program Studi

WARTAPTM.ID, TANGERANG — Warsito resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) periode 2025–2029, Jumat (25/9/2026). Setelah dilantik, Warsito menempatkan penguatan kualitas pembelajaran dan pengembangan program studi sebagai agenda awal kepemimpinannya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Auditorium Lantai 19 Kampus UMT dan dipimpin Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bambang Setiaj.

Prosesi tersebut dihadiri Ketua PP Muhammadiyah, Saad Ibrahim, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, jajaran Persyarikatan Muhammadiyah, serta sivitas akademika UMT.

Warsito melanjutkan kepemimpinan UMT setelah sebelumnya ditetapkan sebagai rektor melalui Surat Keputusan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah pada 17 September 2026. Ia menggantikan Almarhum Desri Arwen yang wafat pada 28 Agustus 2026.

Warsito mengatakan UMT akan diarahkan menuju Excellent Teaching University. Karena itu, penguatan kualitas pembelajaran menjadi salah satu prioritas awal, mulai dari layanan akademik hingga optimalisasi sarana dan prasarana pendukung.

“Arah kita sekarang adalah Excellent Teaching University. Oleh karena itu, sarana dan prasarana penunjang pembelajaran akan kita optimalkan terlebih dahulu. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas layanan pembelajaran agar para stakeholder, terutama mahasiswa, merasa puas,” ujar Warsito.

Menurutnya, pembenahan tersebut diperlukan untuk memastikan proses pembelajaran semakin berkualitas dan memberikan pengalaman akademik yang baik bagi mahasiswa.

Selain pembelajaran, Warsito menargetkan penguatan mutu program studi melalui peningkatan akreditasi. Dalam dua tahun ke depan, UMT menargetkan 15 program studi mencapai akreditasi Unggul.

Target tersebut menjadi bagian dari agenda peningkatan mutu akademik sekaligus penguatan daya saing kelembagaan UMT.

Agenda pengembangan UMT juga diarahkan pada perluasan program studi. Warsito menyampaikan rencana penambahan program studi pada jenjang sarjana, magister, dan doktor.

“Terobosan utama kita adalah menambah jumlah prodi. Untuk jenjang S3, kita berencana membuka dua prodi baru. Untuk jenjang S2 akan bertambah lima prodi, sedangkan untuk jenjang S1 targetnya bertambah tiga hingga lima prodi baru,” kata Warsito.

Dengan rencana tersebut, UMT menargetkan penambahan dua program studi doktoral, lima program studi magister, serta tiga hingga lima program studi sarjana. Pengembangan ini diharapkan memperluas pilihan pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kapasitas akademik UMT.

Di bidang kesehatan, UMT juga masih mengawal proses pengembangan Fakultas Kedokteran. Warsito menyebut proses tersebut sebelumnya telah memasuki tahap pleno di Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes).

Berbagai agenda tersebut menjadi bagian dari arah kepemimpinan Warsito hingga 2029. Penguatan pembelajaran, peningkatan mutu program studi, pengembangan Fakultas Kedokteran, dan penambahan program studi menjadi sejumlah langkah yang disiapkan UMT untuk merespons perkembangan pendidikan tinggi.

Warsito menekankan bahwa pencapaian agenda tersebut membutuhkan dukungan sivitas akademika dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan fokus awal pada Excellent Teaching University, UMT diarahkan untuk memperkuat mutu pendidikan sekaligus memperluas kontribusinya bagi masyarakat dan Persyarikatan Muhammadiyah.

BSI Emas Capek Kerja

Be the first to comment

Leave a Reply