Cetak SDM Unggul Papua, UNIMUDA Sorong Gelar Wisuda Sarjana Angkatan XX dan Pengukuhan Ribuan Guru PPG

Cetak SDM Unggul Papua, UNIMUDA Sorong Gelar Wisuda Sarjana Angkatan XX dan Pengukuhan Ribuan Guru PPG
UNIMUDA Sorong Gelar Wisuda Sarjana Angkatan XX dan Pengukuhan Ribuan Guru PPG, Senin (19/1).

Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong kembali meneguhkan perannya dalam pembangunan sumber daya manusia Papua melalui penyelenggaraan Wisuda Sarjana Angkatan XX sekaligus Pengukuhan Guru Profesional Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kegiatan tersebut berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat, Senin (19/1/2026), di Gedung Prof. Zamroni, Kampus UNIMUDA Sorong, Kabupaten Sorong.

Sebanyak 419 wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi mengikuti prosesi akademik dengan khidmat. Pada kesempatan yang sama, UNIMUDA Sorong juga mengukuhkan lebih dari 3.300 lulusan PPG, dengan total mencapai 3.334 guru profesional yang siap mengabdi di berbagai daerah.

Sidang terbuka dipimpin langsung Ketua Senat UNIMUDA Sorong yang juga Rektor, Rustamadji. Acara ini turut dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Suriel Semuel Mofu, jajaran pimpinan universitas, dosen, orang tua wisudawan, unsur pemerintah daerah, serta perwakilan Persyarikatan Muhammadiyah.

UNIMUDA Sorong Gelar Wisuda Sarjana Angkatan XX dan Pengukuhan Ribuan Guru PPG

Dalam sambutannya, Rektor UNIMUDA Sorong menegaskan bahwa wisuda bukanlah titik akhir perjalanan akademik, melainkan awal pengabdian nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Wisuda Sarjana Angkatan XX ini menjadi bukti komitmen UNIMUDA Sorong dalam mencetak generasi intelektual yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing, berlandaskan nilai keilmuan, keislaman, dan kemuhammadiyahan,” ujar Rustamadji.

Ia juga menyampaikan kabar strategis terkait pengembangan institusi. Pada tahun ajaran mendatang, UNIMUDA Sorong berencana membuka Program Studi Kedokteran sebagai bagian dari upaya menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di Tanah Papua.

“Ke depan kami akan membuka program-program studi yang dibutuhkan masyarakat. UNIMUDA siap berkontribusi lebih besar bagi pembangunan sumber daya manusia Papua,” tegasnya.

Dengan gaya khasnya, Rektor juga menyampaikan pesan reflektif dan inspiratif kepada para lulusan.

“Hari ini saya tidak berpantun. Hampir semua orang bicara tentang latar belakang, saya mengajak saudara semua berbicara tentang latar depan. Di sana ada keindahan, di sini ada prestasi dan kebahagiaan,” ucapnya disambut antusias hadirin.

UNIMUDA Sorong Gelar Wisuda Sarjana Angkatan dan Pengukuhan Ribuan Guru PPG

Sementara itu, sambutan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Papua Barat Daya, Yakob Kareth, menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah otonomi baru tersebut.

“Kami membutuhkan putra-putri terbaik yang berilmu, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian. Kehadiran UNIMUDA Sorong yang konsisten mencetak tenaga pendidik dan lulusan berkualitas sangat strategis dan relevan,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi khusus atas kontribusi UNIMUDA Sorong melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Guru bukan hanya pengajar, tetapi pendidik, pembimbing, dan teladan. Di tangan saudara-saudara, masa depan anak-anak Papua ditentukan,” tegas Yakob.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Wisuda Sarjana ke-20 UNIMUDA Sorong yang sekaligus menjadi wisuda pertama setelah kampus tersebut meraih Akreditasi Unggul.

“Muhammadiyah saat ini memiliki 164 perguruan tinggi dari Aceh hingga Merauke, dan 21 di antaranya telah terakreditasi Unggul, termasuk UNIMUDA Sorong. Karena itu, kita patut bangga menjadi bagian dari UNIMUDA Sorong,” ujarnya.

Ia juga mendorong PTMA lain di Tanah Papua untuk terus berproses menuju keunggulan sebagai bentuk syukur sekaligus ikhtiar menghadirkan pendidikan yang maju dan berkualitas.

Kepada para lulusan, Ahmad Muttaqin berpesan agar tidak berhenti belajar meskipun telah diwisuda dan dikukuhkan sebagai guru profesional.

“Jadilah literate people. Bukan sekadar bisa membaca, tetapi terus belajar, berani unlearn pengetahuan lama yang tak relevan, dan relearn teori serta temuan baru yang sesuai dengan tantangan zaman,” pesannya.

Sidang Terbuka Senat ditutup dengan doa dan prosesi akademik sebagai simbol pengesahan kelulusan. UNIMUDA Sorong berharap seluruh lulusan mampu menjadi agen perubahan dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Papua, Papua Barat Daya, dan Indonesia secara luas.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*