Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menorehkan pencapaian membanggakan di bidang kesehatan. Dua program studi di Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), yakni Program Studi Sarjana Farmasi dan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, berhasil meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).
Predikat tertinggi tersebut ditetapkan melalui SK LAM-PTKes Nomor 0030/LAM-PTKes/Akr/Sar/1/2026 untuk Sarjana Farmasi dan SK Nomor 0031/LAM-PTKes/Akr/Pro/1/2026 untuk Pendidikan Profesi Apoteker. Capaian ini menjadi bukti konsistensi UNIMMA dalam menjaga mutu pendidikan, khususnya pada bidang kefarmasian.
Dekan FIKES UNIMMA, Kartika Wijayanti, menyampaikan bahwa proses meraih akreditasi Unggul membutuhkan persiapan yang sangat matang. Mulai dari tata kelola institusi, kurikulum, kualitas sumber daya manusia, hingga luaran lulusan menjadi aspek krusial yang harus dipenuhi.
“Ketika Program Studi Farmasi berhasil meraih akreditasi Unggul, itu menunjukkan bahwa kualitasnya benar-benar teruji dan dapat dipercaya. Ini menegaskan bahwa Farmasi UNIMMA diakui secara nasional,” jelasnya.
Menurutnya, predikat Unggul juga membawa tanggung jawab besar bagi seluruh proses pendidikan. Tidak hanya menuntut capaian akademik yang tinggi, tetapi juga memastikan lulusan memiliki kompetensi dan profesionalisme yang unggul.
Ke depan, FIKES UNIMMA berkomitmen untuk mempertahankan capaian tersebut sekaligus terus meningkatkan kualitas pembelajaran, pelayanan akademik, dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Upaya ini dilakukan agar pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Rektor UNIMMA, Lilik Andriyani, memberikan apresiasi atas kerja kolektif seluruh sivitas akademika yang telah mengantarkan dua program studi tersebut meraih akreditasi Unggul.
“Capaian ini merupakan hasil dari budaya mutu yang terus dibangun di UNIMMA. Tidak hanya membanggakan FIKES, tetapi juga memperkuat posisi UNIMMA sebagai perguruan tinggi yang konsisten menghadirkan pendidikan berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Rektor berharap, lulusan Sarjana Farmasi dan Profesi Apoteker UNIMMA dapat berkontribusi nyata di dunia kerja dan pelayanan kesehatan, serta menjadi tenaga kefarmasian yang unggul, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Salah satu keunggulan kedua program studi tersebut terletak pada penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), yang menekankan capaian pembelajaran lulusan secara terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dukungan jejaring mitra serta wahana praktik yang luas turut memperkuat proses pembelajaran mahasiswa.
Dengan pencapaian ini, UNIMMA semakin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi unggul serta mencetak lulusan profesional di bidang kesehatan.
Be the first to comment