WARTAPTM.ID, DENPASAR – Langkah ekspansif dalam penguatan jejaring internasional dilakukan oleh Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali (ITBM-BIM Bali) melalui inisiasi konferensi internasional bertajuk BIM BALI Conference (Bali International Meeting on Business, Advanced Engineering, and Leadership Sustainability Impact), yang diluncurkan pada 1 April 2026.
Konferensi ini dirancang sebagai forum ilmiah multidisipliner yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, hingga pengambil kebijakan dari berbagai negara. Fokus pembahasan meliputi inovasi bisnis, pengembangan teknologi, kepemimpinan berkelanjutan, serta dampaknya terhadap pembangunan global di era transformasi digital.
Rektor ITBM-BIM Bali, Harun Joko Prayitno, menegaskan bahwa konferensi ini merupakan bagian dari strategi kampus dalam memperluas kolaborasi internasional.
“Konferensi ini menjadi ruang kolaborasi yang menyatukan perspektif akademik dan praktik lapangan, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang berdampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa forum ini membuka peluang kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi, baik dalam negeri maupun luar negeri, termasuk Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), terutama dalam bidang riset, publikasi ilmiah, dan pertukaran akademisi.
Forum Multidisipliner Responsif Global
Ketua Pelaksana konferensi, Ni Putu Vida Indriani Putri, menjelaskan bahwa BIM BALI Conference mengusung pendekatan lintas disiplin yang adaptif terhadap dinamika global.
“Kami menargetkan partisipasi internasional untuk mendorong pertukaran pengetahuan dan memperkuat kolaborasi riset, khususnya pada isu transformasi digital dan keberlanjutan,” jelasnya.
Konferensi ini tidak hanya menghadirkan sesi presentasi ilmiah, tetapi juga keynote speaker dari kalangan akademisi dan praktisi global, diskusi panel tematik, serta peluang publikasi di prosiding dan jurnal bereputasi.
Melalui penyelenggaraan BIM BALI Conference, ITBM-BIM Bali semakin menegaskan perannya sebagai institusi yang aktif dalam mendorong inovasi dan kolaborasi global. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi perguruan tinggi Muhammadiyah dalam menjawab tantangan global di bidang pendidikan tinggi.
Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis riset, konferensi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional.
Be the first to comment