KKN Internasional di Malaysia, Mahasiswa Umsida Bawa Psikoedukasi hingga Aksi Lingkungan

KKN Internasional di Malaysia, Mahasiswa Umsida Bawa Psikoedukasi hingga Aksi Lingkungan
KKN Internasional di Malaysia, Mahasiswa Umsida Bawa Psikoedukasi hingga Aksi Lingkungan

WARTAPTM.ID, MALAYSIA — Pengalaman lintas negara dirasakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional yang berlangsung pada 13–18 April 2026 di Malaysia.

Empat mahasiswa Program Studi Psikologi terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian di sejumlah institusi pendidikan, mulai dari psikoedukasi, aksi lingkungan, hingga pembelajaran anak usia dini.

Psikoedukasi untuk Mahasiswa Tahfidz

Salah satu program utama dilaksanakan di Management and Science University, Selangor, melalui kegiatan psikoedukasi bertajuk “Stress Management and Achievement Motivation”.

Mahasiswa Umsida, Dymas Satriagung, menjelaskan bahwa kegiatan ini menyasar mahasiswa tahfidz atau penghafal Al-Qur’an.

“Peserta diajak mengenali apa itu stres, lalu dilanjutkan dengan strategi menghadapi stres melalui teknik 4A, hingga penyusunan tujuan menggunakan metode SMART,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dimulai dengan pre-test, dilanjutkan pemaparan materi, hingga post-test sebagai bentuk evaluasi pemahaman peserta. Suasana dibuat lebih cair melalui ice breaking, termasuk relaksasi sederhana untuk membantu peserta lebih fokus.

Aksi Lingkungan di Universiti Malaya

Selain edukasi psikologis, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan International Volunteering Day di Universiti Malaya melalui program TASIK Varsity.

Vanessa Mahestika Putri mengungkapkan bahwa kegiatan ini berfokus pada aksi bersih lingkungan dan pemilahan sampah.

“Kami diajak memilah sampah mana yang bisa didaur ulang dan mana yang tidak, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, baik dari Indonesia maupun luar negeri. Menurutnya, pengalaman tersebut tidak hanya meningkatkan kepedulian lingkungan, tetapi juga memperluas jejaring dan melatih komunikasi lintas budaya.

“Meskipun ada perbedaan bahasa, justru itu menjadi pengalaman baru yang sangat berharga,” tambahnya.

Edukasi Anak Usia Dini Lewat Pendekatan Kreatif

Pada hari yang sama, mahasiswa Umsida juga melakukan pengabdian di Tadika Universiti Malaya dengan fokus pada pembelajaran anak usia dini.

Fitrotun Nasichatur Rohmah menjelaskan bahwa kegiatan ini menggunakan media clay untuk melatih kemampuan sensorimotorik anak.

“Anak-anak diajak bermain clay dengan berbagai pola, sehingga mereka bisa belajar sambil bermain dengan cara yang menyenangkan,” jelasnya.

Sebelum pelaksanaan, tim terlebih dahulu melakukan identifikasi kebutuhan, kemudian merancang program sebagai solusi pembelajaran yang sesuai dengan kondisi peserta didik.

Program KKN internasional ini menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga memperluas wawasan mahasiswa dalam konteks sosial, lingkungan, dan pendidikan global.

Melalui keterlibatan langsung di berbagai sektor, mahasiswa tidak hanya mengasah keilmuan, tetapi juga membangun kepekaan sosial dan kemampuan adaptasi di lingkungan multikultural.

Be the first to comment

Leave a Reply