Universitas Muhammadiyah Bengkulu menjadi tuan rumah Kongres Forum Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia Tahun 2026 yang akan digelar pada 22–24 Januari 2026. Mengangkat tema “Memacu Mutu Internal, Mewujudkan PTMA Unggul dan Berdaya Saing Global”, kongres ini akan menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi kelembagaan, pertukaran praktik baik, serta perumusan langkah konkret peningkatan mutu akademik dan tata kelola FISIP PTMA di tingkat nasional maupun internasional.
Kongres ini dilatarbelakangi kebutuhan penguatan mutu internal PTMA dalam menghadapi kompetisi global, transformasi digital, serta tuntutan peningkatan kualitas kurikulum, pembelajaran, riset, pengabdian, penjaminan mutu, dan internasionalisasi yang terukur dan berkelanjutan. Kongres Forum Dekan FISIP PTMA juga menekankan integrasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai fondasi distingtif pengembangan kelembagaan.
Rektor UMB, Dr. Susiyanto, M.Si berharap kongres ini menjadi momentum penguatan mutu dan kolaborasi antar FISIP di lingkungan PTMA, sekaligus mendorong percepatan internasionalisasi.
“Kongres ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi ruang konsolidasi strategis untuk memperkuat mutu internal FISIP PTMA. Kami berharap dari Bengkulu lahir rekomendasi dan rencana aksi yang konkret, mulai dari penguatan kurikulum, riset, hingga pengabdian agar FISIP PTMA semakin unggul dan berdaya saing global,” ujar Susiyanto.
Ia menambahkan, sebagai tuan rumah, UMB berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan kongres dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan produktif serta berdampak.
“Kami ingin peserta pulang membawa jejaring yang lebih kuat, gagasan yang lebih segar, dan program bersama yang terukur. Harapannya, forum ini memperkuat sinergi dan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu sosial dan politik di Indonesia,” katanya.
Dekan FISIP UMB Dr. Juliana Kurniawati, M.Si menyampaikan bahwa panitia telah melakukan berbagai persiapan teknis maupun substansi untuk memastikan kongres berjalan lancar sesuai agenda.
“Kami mempersiapkan kegiatan ini secara menyeluruh, mulai dari koordinasi kepanitiaan, penyusunan rangkaian acara, kesiapan venue, akomodasi peserta, hingga dukungan layanan informasi. Prinsipnya, kami ingin memastikan peserta dapat mengikuti seluruh agenda dengan nyaman, tertib, dan efektif,” ujar Juliana.
Menurutnya, panitia juga menyiapkan materi forum dan dukungan dokumentasi untuk memastikan output kongres terdokumentasi dengan baik.
“Kami menyiapkan perangkat sidang, bahan-bahan pembahasan program kerja, serta mekanisme perumusan rekomendasi dan rencana aksi. Selain agenda kongres, kami juga menyiapkan city tour dan wisata sejarah sebagai bagian dari pengenalan Bengkulu kepada para peserta,” tambahnya.
Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan Walikota Bengkulu diagendakan menjadi narasumber dalam sesi seminar nasional yang dihadiri oleh Dekan dan atau Wakil Dekan FISIP PTMA se-Indonesia, Rektor dan Wakil Rektor, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah, dan Dosen FISIP UMB.
Tujuan dan Output Strategis
Kongres bertujuan mempererat jejaring antar pimpinan FISIP PTMA se-Indonesia, mengevaluasi capaian program periode sebelumnya, serta melakukan pergantian kepengurusan dan menyepakati program kerja bersama periode 2026–2028. Selain itu, kongres akan membahas isu-isu strategis sosial politik nasional dan global beserta implikasinya terhadap pengembangan ilmu sosial dan politik di lingkungan PTMA.
Adapun hasil yang diharapkan antara lain: penguatan jaringan komunikasi antar fakultas, pemetaan potensi dan tantangan FISIP PTMA, tersusunnya Dokumen Rekomendasi dan Rencana Aksi 2026, pembentukan dan penguatan pokja strategis (kurikulum, penelitian, dan pengabdian), serta dokumen komitmen sinergi penguatan kualitas pendidikan tinggi FISIP di PTMA.
Rangkaian utama akan berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026, meliputi pembukaan, seminar nasional, laporan pertanggungjawaban, serta agenda pemilihan Ketua Umum dan Pengurus Forum Dekan FISIP PTMA. Pada malam hari direncanakan gala dinner dan ramah tamah bersama pemangku kepentingan daerah.
Pada Sabtu, 24 Januari 2026, panitia menyiapkan agenda city tour dan wisata sejarah untuk memperkenalkan potensi Bengkulu, Pantai Panjang, Rumah Fatmawati, Rumah Pengasingan Bung Karno, dan Benteng Marlborough, diakhiri dengan eko wisata Bunga Rafflesia Arnoldi yang ada di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) UM Bengkulu dan wisata Kampung Durian Bengkulu Tengah.
Be the first to comment