WARTAPTM.ID, MALANG — Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Delegasi mahasiswa UMPWR berhasil meraih tiga penghargaan dalam ajang Studentpreneur Bootcamp 2026 yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) bersama Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.
Kegiatan yang berlangsung pada 17–19 Juli 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Taman Rekreasi Sengkaling ini menjadi ajang strategis bagi mahasiswa wirausaha dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) untuk mengembangkan kapasitas bisnis dan memperluas jejaring.
Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang secara komprehensif, mulai dari seminar nasional, workshop, pendampingan usaha, expo produk, diskusi interaktif, hingga proses penjurian proposal dan produk bisnis.
Hari pertama yang digelar di Gedung GKB 4 UMM diisi dengan pembukaan, kuliah umum, serta seminar nasional yang menghadirkan berbagai narasumber strategis. Salah satu sesi yang mendapat perhatian besar adalah kuliah umum Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, yang mendorong generasi muda Muhammadiyah untuk menjadi wirausahawan tangguh, inovatif, dan beretika.
Kegiatan ini juga dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Fauzan, yang menekankan pentingnya penguatan jiwa kewirausahaan mahasiswa sebagai bekal menghadapi tantangan global sekaligus menciptakan solusi nyata bagi masyarakat.
Memasuki hari kedua di kawasan Taman Rekreasi Sengkaling, peserta mengikuti workshop dan sesi pendampingan bersama mentor dari Kementerian UMKM RI, praktisi industri, serta akademisi. Kegiatan dilanjutkan dengan expo produk dan penjurian, di mana setiap tim mempresentasikan inovasi bisnis yang telah dikembangkan di hadapan dewan juri.
Sementara itu, pada hari terakhir, peserta mengikuti diskusi interaktif wirausaha muda yang semakin memperkaya perspektif dan pengalaman dalam mengelola bisnis secara berkelanjutan.
Puncak capaian UMPWR terlihat pada sesi penghargaan, di mana delegasi mahasiswa berhasil membawa pulang tiga kategori penghargaan nasional. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PTMA tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi bisnis yang kompetitif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Keberhasilan tersebut sekaligus mencerminkan efektivitas pembinaan kewirausahaan di lingkungan UMPWR yang terus mendorong mahasiswa untuk berani berinovasi dan membangun usaha berbasis potensi lokal.
Salah satu perwakilan tim mahasiswa UMPWR menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut sekaligus menegaskan komitmen untuk terus mengembangkan usaha yang telah dirintis.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Senada dengan itu, dosen pendamping UMPWR menilai bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan serta kerja keras mahasiswa dalam mengembangkan ide bisnis.
“Ini bukan hasil instan, tetapi buah dari proses panjang, mulai dari pendampingan, penguatan konsep, hingga keberanian mahasiswa untuk tampil dan berkompetisi di tingkat nasional,” ujarnya.
Lebih dari sekadar capaian kompetitif, partisipasi dan prestasi UMPWR dalam ajang ini mempertegas peran Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sebagai ruang tumbuhnya wirausaha muda yang berkemajuan.
Studentpreneur Bootcamp MCEBI 2026 pun tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran kolektif yang mempertemukan gagasan, inovasi, dan jejaring strategis antarmahasiswa dari seluruh Indonesia dalam semangat membangun kemandirian ekonomi umat.
Be the first to comment