WARTAPTM.ID, SURABAYA — Kebahagiaan dirasakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Rizky Ridho, setelah turut mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia memastikan trofi setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2 pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit.
Ridho masuk pada menit ke-60 menggantikan Luke Vickery. Bek yang juga tercatat sebagai mahasiswa S1 Manajemen Umsura itu kemudian ikut berperan dalam proses gol penyama kedudukan Indonesia pada babak tambahan.
Pada menit ke-116, umpan Rizky Ridho diteruskan Elkan Baggott menjadi gol yang mengubah skor menjadi 2-2. Hasil tersebut membuat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Indonesia kemudian memastikan kemenangan dan menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup.
Gelar tersebut menjadi pencapaian penting bagi Timnas Indonesia. FIFA mencatat Indonesia sebagai juara pertama turnamen FIFA ASEAN Cup setelah melewati final dramatis melawan Thailand.
Di tengah perayaan gelar bersama Timnas, Ridho masih memiliki tanggung jawab lain yang juga tengah dituntaskan yaitu pendidikan yang saat ini masih ia tempuh. Ridho kini berada pada tahap akhir pendidikan S1 Manajemen di Umsura. Di tengah kesibukannya sebagai pesepak bola profesional dan pemain Timnas Indonesia, ia tetap menjalani proses penyelesaian tugas akhir.
Kepala Kemahasiswaan Umsura Khoirul Anam mengatakan Ridho masih mengikuti bimbingan akademik. Proses tersebut dilakukan secara fleksibel agar dapat menyesuaikan dengan agenda Ridho sebagai atlet.
“Iya, terakhir Ridho mengikuti bimbingan melalui Zoom untuk membahas tugas akhir yang sedang dikerjakan bersama dosen wali. Dalam bimbingan tersebut, Ridho juga bersama teman-teman atlet lainnya, seperti Samuel Eko, atlet timnas futsal, dan Muhammad Hidayat,” ujar Khoirul.
Menurutnya, Umsura memberikan pendampingan akademik bagi mahasiswa yang menjalani karier sebagai atlet. Dukungan dilakukan melalui koordinasi antara mahasiswa, program studi, dosen, dan bagian kemahasiswaan.
“Prinsipnya, kami dari kemahasiswaan terus mendampingi mahasiswa atlet agar keduanya bisa berjalan. Kami membantu dari sisi koordinasi dan komunikasi dengan program studi maupun dosen,” katanya.
Skema tersebut ditujukan agar mahasiswa atlet tetap dapat memenuhi kewajiban akademiknya tanpa harus meninggalkan kesempatan untuk mengembangkan prestasi olahraga.
Khoirul Anam juga menyampaikan bahwa perjalanan Ridho menunjukkan bahwa prestasi olahraga dan pendidikan dapat dijalankan secara beriringan dengan dukungan lingkungan kampus dan komitmen mahasiswa.
Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, Mundakir mengapresiasi pencapaian Ridho bersama Timnas Indonesia. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi Indonesia sekaligus keluarga besar Umsura.
“Kami tentu sangat bangga. Rizky Ridho bukan hanya membawa nama Indonesia, tetapi juga membawa nama Umsura. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa dapat berprestasi di bidang olahraga sekaligus tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai seorang mahasiswa,” ujar Mundakir.
Ia menilai komitmen Ridho menyelesaikan pendidikan di tengah kesibukannya sebagai atlet menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.
“Yang membanggakan bagi kami adalah Ridho saat ini berada di semester akhir dan sedang menyelesaikan skripsinya. Ini menjadi bukti bahwa prestasi dan pendidikan dapat berjalan beriringan ketika ada komitmen, kedisiplinan, dan dukungan dari lingkungan,” katanya.
Mundakir berharap capaian Ridho dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Umsura, terutama mereka yang juga menekuni bidang olahraga secara profesional.
“Menjadi atlet profesional sekaligus menyelesaikan pendidikan tentu bukan sesuatu yang mudah. Tetapi Ridho menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan manajemen waktu yang baik, keduanya dapat dijalankan,” tuturnya.
Ia menegaskan Umsura akan terus memberikan dukungan kepada mahasiswa berprestasi agar mereka dapat mengembangkan potensi di bidang masing-masing sekaligus memiliki bekal akademik untuk masa depan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi juara di lapangan, tetapi juga memiliki bekal akademik yang kuat untuk masa depan. Karena itu, kami berharap Ridho dapat segera menuntaskan skripsinya dan menyelesaikan studinya di Umsura,” pungkasnya.

Be the first to comment