Kabupaten Pringsewu dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Training of Trainer (ToT) Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (KKN MAs) Tahun 2026. Kegiatan berskala nasional ini dibuka secara resmi dalam rangkaian gala dinner yang digelar di Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI), Selasa (27/1/2026) malam.
Pembukaan ToT KKN MAs 2026 dihadiri langsung Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, bersama unsur pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah, jajaran pemerintah daerah, serta delegasi dari 32 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Umi Laila menegaskan bahwa ToT KKN memiliki peran strategis sebagai fondasi awal keberhasilan pelaksanaan KKN di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan visi, standar kualitas program, serta penguatan nilai-nilai ideologis Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat.
Meski demikian, ia mengingatkan agar program KKN tetap dijalankan dengan kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat setempat. Menurutnya, kemampuan mahasiswa untuk beradaptasi dengan kearifan lokal menjadi kunci agar kegiatan KKN benar-benar memberi dampak nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu, lanjut Umi Laila, memandang KKN Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Kehadiran mahasiswa dinilai mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia, mendorong pemberdayaan masyarakat, serta mendukung pengembangan desa.
“Mahasiswa tidak hanya hadir untuk menjalankan program, tetapi juga diharapkan mampu menawarkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Pringsewu sebagai tuan rumah ToT KKN Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muh. Samsudin, berharap KKN Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dapat menjadi wahana pengabdian yang menghadirkan manfaat nyata serta kebaikan bagi masyarakat di lokasi penempatan.

Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah Islam senantiasa berupaya menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin melalui program-program konkret di tengah masyarakat.
“Muhammadiyah merupakan gerakan dakwah Islam yang terus menghadirkan kemaslahatan dan tidak pernah berhenti berbuat kebaikan, sehingga kehadirannya membawa Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Rektor UMPRI Arena Lestari mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ToT KKN Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah 2026. Menurutnya, kolaborasi dan kebersamaan antarpemangku kepentingan menjadi kunci utama suksesnya kegiatan berskala nasional tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri panitia pusat KKN Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, pimpinan wilayah dan daerah Muhammadiyah, serta perwakilan PTMA dari berbagai daerah di Indonesia.
Be the first to comment