Uhamka Gelar Eurasia Course 2026, Perkuat Jejaring Akademik dan Komunikasi Antarbudaya

Uhamka Gelar Eurasia Course 2026, Perkuat Jejaring Akademik dan Komunikasi Antarbudaya
Uhamka Gelar Eurasia Course 2026, Perkuat Jejaring Akademik dan Komunikasi Antarbudaya

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP menyelenggarakan kegiatan Eurasia Course 2026 bersama delegasi dari Jepang. Kegiatan ini berlangsung di Aula Ahmad Dahlan FKIP Uhamka pada Kamis (5/3).

Mengusung tema Building Communication and Networking Skills Through Language and Culture, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan komunikasi lintas budaya sekaligus memperkuat jejaring internasional di bidang pendidikan.

Eurasia Course 2026 merupakan program hibah dari Eurasia Foundation yang diberikan kepada Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Uhamka. Melalui kegiatan seminar dan diskusi, program ini bertujuan memperkenalkan keragaman bahasa, budaya, dan etnis di berbagai negara serta memperkuat kemampuan komunikasi global mahasiswa.

Agenda tersebut dibuka oleh Rektor Uhamka, Gunawan Suryoputro, serta dihadiri Dekan FKIP Uhamka Purnama Syae Purrohman, jajaran pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa. Hadir pula Founder Eurasia Foundation, Yuji Sato, bersama delegasi dari Jepang.

Dalam sambutannya, Gunawan Suryoputro menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari hibah yang diberikan Eurasia Foundation kepada Uhamka melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang.

Menurutnya, hibah tersebut dimanfaatkan untuk menghadirkan kegiatan edukatif yang memperkaya wawasan mahasiswa mengenai keragaman budaya dan bahasa di kawasan Asia, seperti Jepang, Korea, dan Vietnam.

“Melalui Eurasia Course ini, mahasiswa dapat memahami pentingnya komunikasi lintas budaya serta membangun jejaring internasional yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Yuji Sato menyampaikan harapan agar kerja sama antara Eurasia Foundation dan Uhamka dapat terus berkembang di masa mendatang.

Ia menilai kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperluas kolaborasi akademik, khususnya dalam bidang pendidikan dan penelitian lintas negara.

“Semoga kerja sama ini dapat berkembang lebih luas, tidak hanya melalui kegiatan seminar, tetapi juga melalui kolaborasi akademik yang lebih intensif,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Eurasia Course 2026, Uhamka diharapkan semakin memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun komunikasi antarbudaya serta memperluas jejaring akademik internasional.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*