Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai kembali meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi akademik, tetapi juga menyentuh pembentukan karakter dan kesehatan batin mahasiswa. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Talk Show Inspiratif bertajuk “Menjadi Generasi Sadar: Merawat Hati, Memelihara Jati Diri” yang digelar oleh mahasiswa Program Magister Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Program Pascasarjana UIAD Sinjai.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pascasarjana UIAD Sinjai pada Sabtu, 3 Januari 2026, ini diikuti oleh mahasiswa jenjang Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2). Talk show menghadirkan mahasiswa Magister BPI sebagai narasumber, sekaligus menjadi implementasi pembelajaran dari mata kuliah Teori dan Teknik Bimbingan dan Penyuluhan Islam yang dibimbing oleh Faridah.
Salah satu narasumber, Imran, mahasiswa Magister BPI yang juga berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) penyuluh, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi jembatan penting antara teori yang dipelajari di ruang kelas dengan praktik nyata di masyarakat.
“Melalui talk show ini, kami tidak hanya memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga ingin menghadirkan kontribusi nyata. Kami berharap generasi muda memiliki kesadaran diri yang matang, mampu merawat kesehatan batin, dan tetap menjaga jati diri di tengah derasnya tantangan zaman,” ujar Imran.

Selain Imran, dua narasumber lain, yakni Masyhar dan Abri, turut memberikan pemaparan mendalam mengenai pentingnya kesadaran diri, pengelolaan hati, hingga peran nilai-nilai spiritual dalam membentuk karakter generasi muda Muslim.
Kegiatan berjalan dinamis. Diskusi berkembang melalui sesi tanya jawab yang membuka ruang refleksi bersama. Antusiasme peserta tampak dari banyaknya pertanyaan yang mencerminkan kesadaran mahasiswa bahwa persoalan kesehatan mental, spiritualitas, dan identitas diri kini menjadi isu penting di kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, UIAD Sinjai berharap mahasiswa tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual. Kesadaran diri, ketangguhan mental, dan kematangan spiritual dinilai menjadi fondasi penting untuk menghadapi dinamika kehidupan modern.
Talk show ini menjadi bukti bahwa Program Pascasarjana UIAD Sinjai terus mendorong model pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif. Pendidikan diarahkan agar mampu menjawab tantangan sosial dan spiritual masyarakat, sekaligus memperkuat identitas keislaman mahasiswa.
Melalui kegiatan seperti ini, UIAD Sinjai menegaskan perannya sebagai kampus Muhammadiyah yang tidak hanya mendidik secara akademik, tetapi juga membangun kesadaran kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kepekaan batin generasi muda.
Be the first to comment