Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Anugerah Abdidaya Ormawa 2025, UMP dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Paling Aktif Terbaik 4, sebuah capaian yang menegaskan konsistensi kampus dalam penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).
Ajang prestisius yang digelar di UMM Dome, Universitas Muhammadiyah Malang, pada 4–6 Desember 2025 tersebut menjadi momentum penting bagi tiga tim Ormawa UMP yang tampil sebagai representasi kekuatan mahasiswa dalam inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan program.

Ketua Tim Taskforce PPK Ormawa UMP, Dini Nur Afifah, menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan akumulasi dari proses panjang dan kerja kolektif selama bertahun-tahun.
“Alhamdulillah, setelah empat tahun mengikuti Abdidaya PPK Ormawa, akhirnya tahun 2025 UMP berhasil menembus penghargaan Perguruan Tinggi Paling Aktif Terbaik 4. Jika tahun 2024 kami baru membawa pulang satu penghargaan, tahun ini UMP mampu meraih lima penghargaan sekaligus,” ujarnya saat ini hubungi.
Raih Lima Penghargaan Sekaligus
Pada Anugerah Abdidaya Ormawa 2025, UMP berhasil membawa pulang lima penghargaan nasional, yaitu:
- Poster Paling Menarik Secara Visual (Terbaik 1) – BEM FIKES
- Ormawa dengan Rekam Jejak Pemberdayaan Masyarakat Terbaik (Terbaik 3) – IMM Farmasi
- Tim dengan Hasil yang Dapat Diadopsi Nasional (Terbaik 4) – HMPS Ilmu Keperawatan S1
- Dosen Pendamping dengan Pemahaman Pemberdayaan Masyarakat Terbaik (Terbaik 4) – Ns. Jumiati Riskiyani Dwi Nandia, S.Kep., M.Kep
- Perguruan Tinggi Paling Aktif (Terbaik 4) – Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Anggota Tim Taskforce PPK Ormawa UMP, Ragil Setiyabudi, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi banyak pihak.
“Hasil ini adalah buah sinergi antara tim ormawa, dosen pendamping, Biro Kemahasiswaan dan Alumni, pimpinan fakultas, hingga pimpinan universitas. Dukungan diberikan secara menyeluruh sejak pra-pendanaan hingga pascapelaksanaan,” jelasnya.
Pendampingan Sistematis dan Berkelanjutan
UMP menata program PPK Ormawa secara strategis dan berkelanjutan. Pendampingan kepada mahasiswa dilakukan jauh sebelum program resmi dirilis kementerian. Tahapan seleksi ide, penguatan substansi, hingga pemantapan proposal dilakukan agar program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Kampus juga rutin menghadirkan pakar PPK Ormawa untuk pembekalan teknis, memperkuat basis riset, serta memastikan dampak keberlanjutan program. Monitoring serta evaluasi dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas pelaksanaan di lapangan.
Ke depan, Tim Taskforce berharap capaian ini menjadi energi baru bagi mahasiswa UMP.
“Semoga prestasi ini memotivasi mahasiswa untuk terus berkompetisi sehat di tingkat nasional bahkan internasional. Kami ingin memastikan bahwa UMP hadir bukan hanya sebagai kampus akademik, tetapi juga sebagai motor penggerak pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.
Dengan torehan penghargaan tersebut, UMP semakin meneguhkan dirinya sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang aktif, inovatif, dan berorientasi pada kebermanfaatan sosial melalui program-program kemahasiswaan yang berdampak luas.
Be the first to comment