WARTAPTM.ID, TANGERANG – Komitmen memperluas jejaring internasional kembali ditegaskan oleh Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melalui kerja sama strategis dengan industri Jepang. Langkah ini diwujudkan lewat kunjungan resmi (official visit) sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Denrei Kougyou Co., Ltd., yang juga melibatkan HAREYA Group Co., Ltd. sebagai mitra program magang.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus UMT pada Selasa 7 April 2026 ini menjadi bagian dari upaya konkret kampus dalam membuka akses mahasiswa menuju pengalaman industri global, khususnya di Jepang yang dikenal memiliki standar tinggi dalam teknologi dan etos kerja.
Sejumlah perwakilan dari pihak mitra turut hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Nozomi Arai, Takeo Miura, dan Akihiko Niijima. Turut mendampingi pula perwakilan dari Tensei Akademi Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan, dilanjutkan penandatanganan MoU, serta pelaksanaan wawancara bagi mahasiswa Program Studi Teknik Mesin yang mengikuti seleksi magang internasional ke Jepang batch ketiga. Kegiatan kemudian ditutup dengan diskusi strategis dan sesi ramah tamah sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan.
Rektor UMT, Desri Arwen, menegaskan bahwa keberlanjutan program ini menjadi indikator meningkatnya pengakuan terhadap kualitas mahasiswa UMT di tingkat global.
“Kerja sama ini merupakan komitmen nyata dalam mencetak lulusan berdaya saing internasional. Program magang yang telah memasuki batch ketiga ini menunjukkan bahwa kompetensi mahasiswa, khususnya dari Teknik Mesin, relevan dengan kebutuhan industri Jepang,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengalaman langsung di lingkungan industri internasional akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Melalui kolaborasi ini, UMT berharap dapat terus membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk terlibat dalam program magang global. Selain memperkaya wawasan profesional, langkah ini juga menjadi strategi kampus dalam menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap dinamika industri internasional.
Penguatan kerja sama ini sekaligus menegaskan posisi UMT sebagai perguruan tinggi yang proaktif dalam membangun kolaborasi lintas negara, serta konsisten menghadirkan pengalaman pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri masa depan.
Be the first to comment