WARTAPTM.ID, PENANG – Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) terus memperluas langkah internasionalnya. Melalui partisipasi dalam International Conference on Research, Innovation, Sustainability and Education (iRiseCon) 2026 di Pulau Pinang, Malaysia, kampus ini tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga aktif menjajaki kerja sama strategis lintas sektor.
Kegiatan yang berlangsung pada 17–20 April 2026 itu dimanfaatkan delegasi Unmuha untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia industri sekaligus menjalin kemitraan akademik dengan sejumlah institusi pendidikan vokasi di Malaysia.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Unmuha dalam mendorong pendidikan vokasi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri global. Fokus utamanya adalah menghadirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga relevan dengan tuntutan dunia kerja modern.
Dalam agenda tersebut, Unmuha menjajaki kemitraan dengan dua perusahaan besar berbasis di Pulau Pinang, yakni PKT Logistics dan Gott Sdn Bhd.
PKT Logistics dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di sektor logistik otomotif, fast moving consumer goods (FMCG), serta food and beverage (F&B). Kerja sama yang dirancang akan berfokus pada pengembangan sistem manajemen rantai pasok berbasis teknologi digital—sebuah kompetensi yang semakin krusial di era industri 4.0.
Sementara itu, Gott Sdn Bhd menjadi mitra dalam penguatan aspek pelatihan teknis dan pengembangan sumber daya manusia. Kolaborasi ini diarahkan pada pemanfaatan teknologi pendidikan serta alat peraga modern untuk meningkatkan kualitas pembelajaran vokasi di lingkungan Unmuha.
Tak hanya itu, peluang program magang internasional bagi mahasiswa dan dosen juga turut dibahas, sebagai upaya mendorong transfer pengetahuan praktis dari dunia industri ke lingkungan kampus.
Selain menjalin hubungan dengan sektor industri, Unmuha juga memperluas jejaring akademik melalui kunjungan ke tiga institusi pendidikan vokasi terkemuka di Malaysia, yakni Politeknik Seberang Perai, Politeknik Balik Pulau, dan Peninsula College Malaysia.
Dari pertemuan tersebut, disepakati sejumlah potensi kerja sama, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset dan inovasi, hingga pengembangan kurikulum yang lebih selaras dengan kebutuhan industri regional.
Rektor Unmuha, Aslam Nur, menegaskan bahwa pendidikan tinggi saat ini dituntut untuk melampaui batas-batas geografis.
Menurutnya, penguatan kemitraan internasional menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memperluas wawasan global sivitas akademika.
“Perguruan tinggi tidak bisa lagi terkungkung dalam ruang domestik. Kami berkomitmen membawa Unmuha menjawab tantangan global melalui kolaborasi yang konkret,” ujarnya.
Delegasi Unmuha dalam kegiatan ini turut melibatkan pimpinan universitas, mulai dari jajaran wakil rektor hingga unit kerja sama dan pengembangan akademik.
Partisipasi aktif dalam forum internasional seperti iRiseCon 2026 sekaligus menegaskan komitmen Unmuha untuk terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing global.
Dengan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri, Unmuha berupaya memastikan bahwa lulusan yang dihasilkan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berkontribusi dalam dinamika ekonomi global yang terus berkembang.
Be the first to comment