Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) resmi melantik ketua lembaga dan ketua program studi di lingkungan kampus pada Selasa, 27 Januari 2026. Prosesi pelantikan digelar di Ruang I-Gift Teater, Lantai 2 Gedung Menara Iqra Unismuh Makassar, dan menjadi bagian dari penguatan struktur kepemimpinan akademik periode 2025–2029.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Badan Pembina Harian (BPH), para wakil rektor, pimpinan badan dan lembaga, dekan, wakil dekan, serta para ketua program studi. Pelantikan ini sekaligus menandai proses penataan kelembagaan guna mendukung tata kelola akademik yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Sebelumnya, melalui Surat Keputusan Rektor Unismuh Makassar Nomor 649 Tahun 1444 Hijriah/2022 Miladiyah, pimpinan universitas menetapkan pemberhentian dengan hormat pengurus Lembaga Halal Center Unismuh Makassar periode 2022. Pimpinan kampus menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama masa pengabdian.
Adapun pengangkatan pimpinan lembaga dan ketua sejumlah program studi ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor Nomor 043, 044, 045, dan 046 Tahun 1447 Hijriah/2026 Miladiyah.
Jabatan sebagai Amanah Moral
Rektor Unismuh Makassar, Abd Rakhim Nanda, menegaskan bahwa jabatan struktural di perguruan tinggi Muhammadiyah tidak sekadar bersifat administratif, melainkan mengandung dimensi amanah keagamaan dan tanggung jawab moral.
“Di Muhammadiyah, legitimasi jabatan ditetapkan melalui Surat Keputusan. Sementara pelantikan ini menjadi penguatan moral dan tanggung jawab bagi para pejabat yang dilantik,” ujarnya.
Menurut Rakhim, secara organisatoris SK menjadi dasar legalitas, sedangkan pelantikan berfungsi sebagai pengingat komitmen etika, pengabdian, serta tanggung jawab dalam memberikan layanan akademik.
Empat Landasan Pembinaan
Dalam sambutannya, Rakhim juga memaparkan empat landasan pembinaan Unismuh Makassar sebagai amal usaha Persyarikatan Muhammadiyah. Pertama, Unismuh diposisikan sebagai ruang pengabdian atau Ansarullah, sebagaimana tercantum dalam Surah Muhammad ayat 7.
“Kehadiran kita di Unismuh bukan semata bekerja, tetapi menjalankan pengabdian,” tuturnya.
Kedua, penguatan ketakwaan sivitas akademika. Ia menekankan bahwa keberkahan dan keberlanjutan institusi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan manajerial, tetapi juga kualitas spiritual para pengelolanya.
Ketiga, tanggung jawab regenerasi. Mengutip Surah An-Nisa ayat 9, Rakhim mengingatkan kewajiban moral pimpinan perguruan tinggi untuk tidak meninggalkan generasi yang lemah, baik secara intelektual, karakter, maupun daya saing.
“Tanggung jawab ini bersifat kolektif, mulai dari pimpinan hingga pembina mahasiswa,” tegasnya.
Keempat, penerjemahan nilai-nilai keislaman ke dalam praktik good university governance, termasuk pemenuhan standar nasional pendidikan tinggi serta penguatan sistem penjaminan mutu internal.
Menutup sambutannya, Rakhim menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik seraya mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang kelak dipertanggungjawabkan.
“Ini bukan sekadar selamat menerima SK, tetapi selamat menjalankan tugas,” pungkasnya.
Daftar Pejabat yang Dilantik
- Ahmad AC — Ketua Lembaga Halal Center
- Muhammad Ibnu Maulana — Ketua Program Studi Ilmu Hukum
- Ma’ruf — Ketua Program Studi Pendidikan IPA
- Yusran Rahmat — Ketua Program Studi Pendidikan dan Kepelatihan Olahraga
- Fadhil Maliky Islah — Ketua Program Studi Psikologi
- Ami Febriza Ahmad — Ketua Program Studi Magister Ilmu Biomedik
- Maisarah Alwani — Ketua Program Studi Pendidikan dan Profesi Dokter Gigi
- Andi Hasnah — Ketua Program Studi Administrasi Rumah Sakit
- Andi Ulfah Magefirah Rasyid — Ketua Program Studi Profesi Apoteker
Be the first to comment