UMMAD Perkuat Sinergi dengan Pemkab Madiun melalui Penandatanganan MoU Strategis

UMMAD Perkuat Sinergi dengan Pemkab Madiun melalui Penandatanganan MoU Strategis
UMMAD Perkuat Sinergi dengan Pemkab Madiun melalui Penandatanganan MoU Strategis

Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UMMAD dan Pemerintah Kabupaten Madiun yang berlangsung bertepatan dengan kegiatan Kick Off Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMMAD Tahun 2026, di Kampus 1 UMMAD, Sabtu (31/1/2026).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor UMMAD Sofyan Anif bersama Bupati Madiun Hari Wuryanto. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Ketua PDM Kota Madiun Sutomo, Ketua PDM Kabupaten Madiun Agus Tricahyo, serta Kepala Kantor Cabang Pendidikan Madiun, Lena.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian penting dalam mendukung visi pembangunan daerah, khususnya pada sektor pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, UMMAD dipilih sebagai mitra strategis karena memiliki kekuatan pada bidang riset dan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Mahasiswa UMMAD nantinya akan terlibat langsung di tengah masyarakat Kabupaten Madiun untuk membantu menyelesaikan persoalan-persoalan riil di lapangan. Kolaborasi ini kami harapkan mampu mempercepat pencapaian pembangunan daerah yang lebih maju dan merata,” ujarnya.

UMMAD Perkuat Sinergi dengan Pemkab Madiun melalui Penandatanganan MoU Strategis

Rektor UMMAD Sofyan Anif menyambut baik langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Madiun dalam menggandeng perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan. Ia menegaskan kesiapan UMMAD untuk berkontribusi melalui penelitian yang relevan dengan kebutuhan lokal serta pelaksanaan KKN yang terencana dan berdampak nyata.

“Kami mengapresiasi komitmen Bupati Madiun dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM. UMMAD siap mendukung melalui riset aplikatif dan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan, sehingga kolaborasi ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang terus berkembang, UMMAD kini semakin diminati oleh generasi muda, baik dari wilayah Madiun, Jawa Timur, maupun dari luar daerah. Nilai-nilai Al-Ma’un yang menekankan kepedulian sosial menjadi ruh dalam setiap program pengabdian, termasuk KKN yang dirancang untuk mendorong pemberdayaan desa secara berkelanjutan.

Penandatanganan MoU ini menandai komitmen bersama antara Pemkab Madiun dan UMMAD. Di satu sisi, pemerintah daerah memperoleh dukungan akademik dan kontribusi generasi muda, sementara di sisi lain UMMAD semakin meneguhkan identitasnya sebagai kampus yang dekat dengan masyarakat serta aktif berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*