Program Studi Sarjana Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam (FUKIS), Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai menjalani Asesmen Lapangan Daring (ALD) yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Rabu hingga Jumat, 4–6 Februari 2026.
Asesmen lapangan ini dilaksanakan secara virtual dengan melibatkan dua asesor BAN-PT, yakni Casmini sebagai asesor I dan Arief Subhan sebagai asesor II. Sementara itu, kegiatan pembukaan asesmen dari internal UIAD dipusatkan di Aula K.H. Ahmad Dahlan UIAD Sinjai.
Rektor UIAD Sinjai, Suriati, secara resmi membuka kegiatan asesmen lapangan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar tim asesor dapat memberikan masukan dan rekomendasi yang konstruktif sebagai bahan evaluasi dan pengembangan institusi, khususnya bagi Program Studi BPI.

Ia menuturkan bahwa Program Studi BPI merupakan salah satu program studi tertua di UIAD Sinjai setelah Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang baru saja meraih akreditasi Unggul. Oleh karena itu, pihaknya berharap Prodi BPI dapat memperoleh hasil akreditasi terbaik dan mengikuti capaian tersebut, terlebih BPI selama ini menjadi salah satu program studi unggulan di lingkungan FUKIS.
“Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi momentum penting untuk melihat kesiapan serta kualitas Prodi BPI dalam memberikan layanan pendidikan yang optimal kepada mahasiswa,” ungkap Rektor.
Rektor UIAD juga menambahkan bahwa penguatan Prodi BPI semakin relevan seiring dengan dibukanya Program Magister Bimbingan dan Penyuluhan Islam di UIAD Sinjai, yang diharapkan mampu memperkuat ekosistem akademik dan keilmuan di bidang bimbingan dan konseling Islam.
Kegiatan asesmen lapangan ini turut dihadiri Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UIAD Sinjai, Zainuddin Fatbang. Dalam kesempatan tersebut, ia berharap Program Studi BPI dapat terus berkontribusi nyata bagi masyarakat dengan melahirkan konselor dan penyuluh Islam yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab kebutuhan umat di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Be the first to comment