WARTAPTM.ID, JAKARTA – Upaya penguatan pendidikan tinggi terus didorong melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah. Hal ini tercermin dalam pertemuan antara Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Desri Arwen, dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Fauzan.
Pertemuan yang berlangsung pada 21 April 2026 tersebut menjadi ruang dialog strategis dalam membahas arah kebijakan pendidikan tinggi nasional, khususnya bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).
Dalam diskusi yang berlangsung konstruktif, Wakil Menteri Diktisaintek menekankan pentingnya transformasi kelembagaan sebagai respons atas dinamika global pendidikan tinggi.
“PTMA tidak cukup hanya beradaptasi, tetapi perlu bertransformasi. Reformasi manajemen menjadi kunci agar PTMA mampu bertahan sekaligus menjadi rujukan di tengah perubahan,” ujar Fauzan.
Ia menambahkan bahwa fleksibilitas tata kelola, inovasi kelembagaan, serta penguatan sistem manajemen menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing institusi pendidikan tinggi.
Menanggapi hal tersebut, Rektor UMT menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan penguatan internal dan peningkatan kualitas institusi.
Selain itu, UMT juga mendorong penguatan konektivitas antara dunia pendidikan tinggi dan sektor industri sebagai bagian dari strategi pengembangan kampus.
“Kami tengah memprioritaskan pemetaan potensi unggulan berbasis industri. Dukungan kebijakan dan pendampingan dari Kementerian sangat diperlukan agar potensi tersebut dapat dikembangkan dan terintegrasi dengan kurikulum serta riset,” ujar Desri Arwen.
Pertemuan ini turut menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendorong implementasi program strategis pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri nasional.
Kedua pihak sepakat untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi berkelanjutan guna mendukung pengembangan PTMA yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing.
Melalui silaturahim akademik ini, Universitas Muhammadiyah Tangerang menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang responsif terhadap perubahan dan berkomitmen pada peningkatan mutu pendidikan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran PTMA dalam mendukung pembangunan nasional melalui pendidikan tinggi yang relevan, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.
Be the first to comment