Pelantikan ASLAMA PTMA: Perkuat Asrama sebagai Pusat Kaderisasi dan Pengembangan Softskill Mahasiswa

Pelantikan ASLAMA PTMA Perkuat Asrama sebagai Pusat Kaderisasi dan Pengembangan Softskill Mahasiswa
Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Bambang Setiaji, melantik pengurus Aslama PTMA periode 2026–2029. (Jumat, 15/5/2026).

WARTAPTM.ID, SURABAYA — Asosiasi Pengelola Asrama Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (ASLAMA PTMA) resmi melantik kepengurusan baru periode 2026–2028. Pelantikan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan nasional yang mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Asrama sebagai Pusat Pengkaderan dan Softskill Mahasiswa.”

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat–Sabtu, 15–16 Mei 2026, di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) tersebut dihadiri oleh para pengelola asrama PTMA dari berbagai daerah di Indonesia.

Momentum ini dinilai strategis untuk memperkuat sinergi antar pengelola asrama dalam meningkatkan kualitas tata kelola. Asrama mahasiswa tidak lagi diposisikan semata sebagai tempat tinggal, melainkan sebagai ruang strategis pembinaan karakter, penguatan ideologi Muhammadiyah, serta pengembangan kapasitas non-akademik mahasiswa.

Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Bambang Setiaji, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan asrama sebagai pusat pembentukan kader intelektual Muslim yang unggul.

Ia mengajak PTMA untuk belajar dari negara-negara yang mampu membangun kemajuan berbasis ilmu pengetahuan dan kemandirian, salah satunya Iran.

“Kita perlu belajar dari bangsa yang mampu maju karena kekuatan ilmu, riset, dan karakter generasinya. Mereka tetap berkembang meskipun dalam keterbatasan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa asrama mahasiswa Muhammadiyah harus menjadi ruang strategis dalam mencetak kader yang tidak hanya kuat secara ideologis, tetapi juga unggul secara akademik dan kepemimpinan.

“Asrama harus menjadi pusat lahirnya kader intelektual Muslim yang kuat aqidah dan akhlaknya, sekaligus unggul dalam ilmu pengetahuan, riset, kepemimpinan, dan inovasi,” tegas Bambang.

Ketua ASLAMA PTMA terpilih, Muamaroh, menyampaikan bahwa pengelolaan asrama saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama dalam merespons karakter generasi muda yang dinamis.

Menurutnya, keberadaan ASLAMA PTMA tidak hanya berfungsi sebagai forum koordinasi, tetapi juga sebagai wadah strategis dalam membangun sistem pembinaan mahasiswa berbasis nilai-nilai keislaman.

“Asrama bukan sekadar tempat tinggal, tetapi ruang pembinaan aqidah, akhlak, dan karakter mahasiswa,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan kekuatan spiritual dan nilai-nilai ideologis.

“Kecerdasan intelektual saja tidak cukup tanpa penguatan spiritualitas dan nilai-nilai keislaman,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya proses kaderisasi yang terstruktur dan berkelanjutan di lingkungan asrama.

“Kaderisasi di asrama harus melahirkan generasi berkemajuan, berdaya saing global, serta memiliki jiwa kepemimpinan Islam yang mampu menjadi teladan dan penggerak perubahan,” tegas Muamaroh.

Dalam forum tersebut, juga ditetapkan jajaran pengurus inti ASLAMA PTMA periode 2026–2028 yang akan mengemban amanah dalam memperkuat tata kelola asrama di lingkungan PTMA secara nasional.

Struktur kepengurusan mencakup unsur pimpinan inti serta tiga bidang strategis, yaitu pengembangan kurikulum, pengembangan kerja sama dan jaringan, serta pengembangan pelatihan dan kaderisasi.

Kehadiran kepengurusan baru ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antar PTMA dalam mengembangkan sistem asrama yang terintegrasi dengan misi pendidikan dan gerakan Muhammadiyah.

Pelantikan ASLAMA PTMA menjadi penegasan bahwa asrama memiliki peran strategis dalam ekosistem pendidikan tinggi Muhammadiyah. Tidak hanya sebagai fasilitas pendukung, asrama diarahkan menjadi pusat pengembangan peradaban mahasiswa.

Melalui tata kelola yang profesional dan berbasis nilai, asrama diharapkan mampu melahirkan kader persyarikatan yang berintegritas, berwawasan global, serta tetap berakar pada nilai-nilai Islam berkemajuan.

Be the first to comment

Leave a Reply