UMKLA Siapkan Dosen Hadapi Era Digital, Latih SIMRS Khanza

UMKLA Siapkan Dosen Hadapi Era Digital, Latih SIMRS Khanza
UMKLA Siapkan Dosen Hadapi Era Digital, Latih SIMRS Khanza

WARTAPTM.ID, KLATEN – Program Studi S1 Administrasi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA) menggelar In House Training (IHT) Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Khanza pada 3–4 Juni 2026 di Laboratorium Sistem Manajemen Informasi Kesehatan UMKLA.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Hibah Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun 2026, sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dosen di bidang sistem informasi kesehatan berbasis digital.

Pelatihan diikuti oleh sembilan peserta yang terdiri dari dosen lintas program studi dan tenaga kependidikan, sebagai bentuk penguatan kolaborasi multidisiplin dalam menghadapi transformasi layanan kesehatan.

Ketua Program Studi S1 Administrasi Kesehatan UMKLA, Rezyana Budi Syahputri, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi upaya konkret dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kompetensi dosen di bidang sistem informasi kesehatan, sehingga pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa semakin aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Yayasan SIMRS Khanza Indonesia (YASKI), Windiarto Nugroho, yang memaparkan berbagai materi terkait transformasi digital di sektor kesehatan, termasuk implementasi SIMRS Khanza, Rekam Medis Elektronik (RME), serta interoperabilitas data kesehatan.

Dalam sesi diskusi, ia menekankan bahwa pemanfaatan sistem informasi rumah sakit tidak terbatas pada satu bidang keilmuan, tetapi dapat diintegrasikan secara luas.

“SIMRS tidak hanya relevan bagi Administrasi Kesehatan, tetapi juga dapat digunakan dalam bidang Keperawatan, Farmasi, Teknologi Informasi, hingga Akuntansi karena sistem ini bersifat multidisiplin dalam operasional layanan kesehatan,” jelasnya.

Pelatihan yang dikemas melalui pemaparan materi, praktik langsung, serta diskusi interaktif ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dosen dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya UMKLA dalam memperkuat kolaborasi lintas disiplin serta mendorong pengembangan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap transformasi sistem pelayanan kesehatan.

Melalui penguatan kompetensi ini, UMKLA menargetkan lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja di era digitalisasi layanan kesehatan.

Be the first to comment

Leave a Reply