UM Metro Resmi Buka Prodi Kedokteran Hewan, Perkuat Kontribusi pada Kesehatan dan Ketahanan Pangan

UM Metro Resmi Buka Prodi Kedokteran Hewan, Perkuat Kontribusi pada Kesehatan dan Ketahanan Pangan

WARTAPTM.ID, METRO — Universitas Muhammadiyah (UM) Metro resmi membuka Program Studi Kedokteran Hewan Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Hewan Program Profesi setelah memperoleh izin dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Izin tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 673/B/O/2026 yang ditetapkan pada 7 Juli 2026 di Jakarta.

Terbitnya izin ini menjadi tonggak penting bagi UM Metro dalam memperluas bidang keilmuan, khususnya pada sektor kesehatan hewan, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional.

Program studi baru ini diharapkan dapat berperan dalam penguatan sektor peternakan, kesehatan hewan, ketahanan pangan, serta implementasi konsep One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, Program Studi Kedokteran Hewan UM Metro menjadi yang pertama dan satu-satunya di lingkungan LLDIKTI Wilayah II yang meliputi Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam keputusan tersebut, pemerintah memberikan izin penyelenggaraan sekaligus menetapkan bahwa program studi telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi serta standar awal penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Rektor UM Metro, Nyoto Suseno, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika serta dukungan berbagai pihak.

“Izin ini menjadi amanah besar bagi kami untuk menghadirkan pendidikan kedokteran hewan yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembukaan program studi ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan hewan, peternakan, keamanan pangan, dan kesehatan masyarakat.

Sebelum memperoleh izin resmi, pembukaan kedua program studi telah melalui proses panjang, mulai dari penyusunan dokumen, pemenuhan persyaratan akademik dan kelembagaan, hingga evaluasi lapangan oleh tim Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Evaluasi tersebut mencakup kesiapan sumber daya manusia, kurikulum, sarana dan prasarana, laboratorium, serta fasilitas pendukung seperti rumah sakit hewan pendidikan.

Dengan terpenuhinya berbagai aspek tersebut, UM Metro dinilai siap menyelenggarakan pendidikan kedokteran hewan secara profesional dan berkelanjutan.

Seiring dengan terbitnya izin, Universitas Muhammadiyah Metro juga membuka pendaftaran mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 untuk Program Studi Kedokteran Hewan.

Rektor mengajak calon mahasiswa dari berbagai daerah untuk bergabung sebagai bagian dari angkatan pertama.

“Kami mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk berkembang bersama UM Metro dan menjadi bagian dari generasi dokter hewan yang profesional dan berintegritas,” katanya.

Ke depan, UM Metro berharap program studi ini mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam pengembangan sektor kesehatan hewan, keamanan pangan, serta kesehatan masyarakat di Indonesia.

Dengan hadirnya Program Studi Kedokteran Hewan dan Pendidikan Profesi Dokter Hewan, UM Metro menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perguruan tinggi Muhammadiyah dalam menjawab kebutuhan strategis bangsa melalui pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan.

Be the first to comment

Leave a Reply