UNISA Yogyakarta Tampilkan Inovasi Medis di Indo Health Care Expo 2026

UNISA Yogyakarta Tampilkan Inovasi Medis di Indo Health Care Expo 2026
UNISA Yogyakarta Tampilkan Inovasi Medis di Indo Health Care Expo 2026

WARTAPTM.ID, JAKARTAUniversitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta turut ambil bagian dalam ajang pameran alat kesehatan bertaraf internasional, Indo Health Care Expo 2026, yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada 5–7 Agustus 2026. Keikutsertaan ini menjadi wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong kemandirian teknologi kesehatan nasional berbasis riset.

Pameran yang dibuka langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, tersebut menekankan pentingnya peningkatan produksi alat kesehatan dalam negeri melalui penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Dalam arahannya, Menkes juga mendorong sinergi antara perguruan tinggi dan industri guna mempercepat hilirisasi riset agar inovasi akademik dapat diimplementasikan secara luas di masyarakat.

Sejalan dengan dorongan tersebut, UNISA Yogyakarta menampilkan lima inovasi unggulan hasil riset dosen yang mengintegrasikan aspek teknologi digital dan ergonomi medis.

Inovasi tersebut meliputi:

  • KORSIMU, korset ergonomis untuk pemulihan medis
  • Virtual Reality (VR) Edukasi & Simulasi Kesehatan
  • SBC (Simple & Breastfeeding Ergonomic Carrier), gendongan bayi ergonomis M-shape
  • GOE (Gendongan Optimum Ergonomic)
  • Smart Sensor Bracelet, gelang pemantau tanda vital secara real-time

Ragam inovasi ini menunjukkan upaya UNISA dalam menghadirkan solusi kesehatan yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga memperhatikan kenyamanan dan kebutuhan pengguna.

Koordinator Inovasi UNISA Yogyakarta, Enny Fitriahadi, menegaskan bahwa partisipasi dalam pameran ini menjadi momentum penting dalam menjembatani hasil riset akademik dengan dunia industri.

“Keikutsertaan kami di JIExpo Kemayoran menjadi peluang strategis untuk menghubungkan inovasi kampus dengan kebutuhan industri. Respons yang kami terima sangat positif dan membuka peluang kerja sama konkret dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, ajang seperti Indo Health Care Expo menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan akademisi, industri, dan pemerintah dalam satu ekosistem inovasi yang saling menguatkan.

Kehadiran UNISA Yogyakarta dalam forum internasional ini sekaligus mempertegas komitmen perguruan tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah dalam mendorong hilirisasi riset berbasis teknologi. Upaya tersebut diarahkan untuk menghadirkan solusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan dan ekosistem kesehatan nasional.

Dengan mengedepankan riset aplikatif dan kolaboratif, UNISA terus berupaya mengambil peran strategis dalam mendukung kemandirian alat kesehatan nasional sekaligus menjawab tantangan global di bidang kesehatan.

Be the first to comment

Leave a Reply