Mahasiswa AKMT Ikuti UKOM Nasional, Bersiap Jadi Tenaga RMIK Profesional

Mahasiswa AKMT Ikuti UKOM Nasional, Bersiap Jadi Tenaga RMIK Profesional

WARTAPTM.ID, TEMANGGUNG — Sebanyak 55 mahasiswa tingkat akhir Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT) mengikuti Uji Kompetensi (UKOM) Nasional Periode 2, Sabtu (15/8/2026).

Ujian berlangsung di Laboratorium Computer Based Test (CBT) Kampus C AKMT, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Bagi para mahasiswa, UKOM menjadi salah satu tahapan penting sebelum menuntaskan pendidikan dan melangkah menuju dunia kerja sebagai tenaga profesional di bidang Rekam Medis dan Informasi Kesehatan.

UKOM Nasional tidak hanya menjadi evaluasi terhadap penguasaan pengetahuan. Ujian tersebut juga mengukur kesiapan kompetensi mahasiswa dalam menjalankan keterampilan dan sikap profesional sebagai calon tenaga kesehatan.

Pelaksanaan UKOM menggunakan metode exit exam, sehingga kelulusan ujian menjadi salah satu bagian penting yang harus dipenuhi mahasiswa sebelum menyelesaikan proses pendidikan hingga menuju kelulusan dan wisuda.

Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan AKMT, Yuni Indrawati, memberikan motivasi kepada mahasiswa agar mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan sungguh-sungguh dan tetap menjaga integritas.

Ia berharap seluruh peserta mampu memberikan hasil terbaik dan menyelesaikan UKOM dalam satu kali percobaan.

“Semoga seluruh mahasiswa dapat mengikuti UKOM dengan lancar, mendapatkan hasil yang terbaik, dan lulus 100 persen dalam satu kali percobaan,” ujar Yuni.

Menurutnya, kelulusan UKOM bukan sekadar menjadi syarat akademik, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebagai tenaga RMIK yang kompeten.

“Kami berharap kelulusan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk menjadi tenaga profesional Rekam Medis dan Informasi Kesehatan yang kompeten serta siap memberikan kontribusi di dunia kerja,” lanjutnya.

Bidang Rekam Medis dan Informasi Kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Karena itu, kompetensi lulusan perlu dipastikan agar mampu menjalankan tugas secara profesional sesuai standar yang berlaku.

Untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai ketentuan, AKMT menyiapkan panitia lokal yang terdiri atas Koordinator CBT, Tim IT, Admin, Pengawas Lokal, dan Tim Keamanan.

Pelaksanaan UKOM juga mendapatkan pengawasan langsung dari Pengawas Pusat UKOMNAS Periode 2, Angga Eko Pramono dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Pengawasan dilakukan sejak tahap pra-ujian, selama pelaksanaan, hingga pasca-ujian. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian UKOM berlangsung tertib, lancar, objektif, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Dengan dukungan sistem CBT dan pengawasan berjenjang, pelaksanaan ujian diharapkan mampu memberikan gambaran yang objektif mengenai kompetensi masing-masing peserta.

Pelaksanaan UKOM Nasional menjadi bagian dari komitmen AKMT dalam memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar nasional bidang kesehatan.

Proses evaluasi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengukur kesiapan sebelum memasuki lingkungan kerja yang menuntut kemampuan teknis, ketelitian, tanggung jawab, dan profesionalisme.

Yuni berharap seluruh mahasiswa dapat melewati tahapan tersebut dengan hasil terbaik.

Bagi 55 mahasiswa D3 RMIK AKMT, UKOM Nasional bukan sekadar ujian akhir. Tahapan ini menjadi salah satu pintu menuju kelulusan sekaligus awal perjalanan untuk mengimplementasikan kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di tengah kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang.

Be the first to comment

Leave a Reply