Kukuhkan 1.500 Mahasiswa Baru, UMT Tekankan Amanah Akreditasi Unggul

Kukuhkan 1.500 Mahasiswa Baru, UMT Tekankan Amanah Akreditasi Unggul

WARTAPTM.ID, TANGERANG – Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengukuhkan lebih dari 1.500 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dalam rangkaian Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTA) UMT 2026 di Auditorium Lantai 19 Gedung 1912 UMT, Sabtu (29/8/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik, budaya kampus, serta nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIKA) yang menjadi bagian dari pendidikan di UMT.

Jumlah mahasiswa baru yang mencapai lebih dari 1.500 orang juga menjadi bagian dari dinamika perkembangan UMT sekaligus menunjukkan minat masyarakat terhadap perguruan tinggi tersebut. Bagi UMT, kepercayaan tersebut perlu diiringi dengan komitmen menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.

Sambutan Rektor UMT disampaikan Wakil Rektor I Bidang Akademik, Warsito. Ia menyambut mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar UMT sekaligus mengajak mereka memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kompetensi dan karakter.

“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru UMT. Kalian telah menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah Tangerang. Jadikan kesempatan ini untuk belajar, berkembang, berprestasi, dan membangun karakter,” ujar Warsito.

Menurutnya, status Akreditasi Unggul yang diraih UMT bukanlah titik akhir, melainkan amanah yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan akademik.

“Akreditasi Unggul bukan akhir dari perjalanan, tetapi justru menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas. Kepercayaan masyarakat yang diberikan kepada UMT harus kami jawab dengan pendidikan yang bermutu dan lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata,” tegasnya.

Warsito juga mengingatkan mahasiswa baru agar tidak membatasi pengalaman selama kuliah pada kegiatan akademik. Menurutnya, lingkungan kampus menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kreativitas, kemampuan berorganisasi, dan kepedulian sosial.

“Jangan hanya menjadi mahasiswa yang datang ke kampus, mengikuti perkuliahan, kemudian pulang. Manfaatkan seluruh ruang yang tersedia untuk mengembangkan potensi. Bangun kompetensi, karakter, jejaring, dan pengalaman selama berada di UMT,” katanya.

MASTA 2026 menjadi bagian dari proses pengenalan mahasiswa terhadap lingkungan perguruan tinggi sebelum mereka memasuki aktivitas perkuliahan. Selain mengenal sistem akademik dan kehidupan kampus, mahasiswa juga diperkenalkan dengan nilai-nilai AIKA sebagai bagian dari identitas pendidikan Muhammadiyah.

Bagi UMT, pembentukan mahasiswa tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik. Pendidikan juga diharapkan membangun karakter, kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap persoalan sosial di tengah perubahan zaman.

Sebagai perguruan tinggi yang menyandang Akreditasi Unggul, UMT terus mendorong penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan juga menjadi bagian dari pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Lebih dari 1.500 mahasiswa baru yang dikukuhkan tahun ini selanjutnya akan memulai perjalanan akademiknya di berbagai program studi UMT. Kehadiran generasi baru tersebut sekaligus menjadi bagian dari keberlanjutan pengembangan perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan karakter.

Melalui MASTA 2026, UMT berharap mahasiswa baru mampu memanfaatkan masa pendidikan tinggi sebagai ruang untuk belajar, membangun pengalaman, dan mengembangkan potensi. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial.

Be the first to comment

Leave a Reply