Dari Budaya ke Ekonomi Kreatif, Mahasiswa UMP dan UMG Bawa Indonesia ke Panggung Internasional

Dari Budaya ke Ekonomi Kreatif, Mahasiswa UMP dan UMG Bawa Indonesia ke Panggung Internasional

WARTAPTM.ID, MALAYSIA – Kekayaan budaya Indonesia diperkenalkan kepada mahasiswa internasional melalui kolaborasi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).

Kegiatan tersebut berlangsung di INTI International University, Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia, Kamis (30/7/2026). Selain memperkenalkan keberagaman budaya Nusantara, mahasiswa juga mengaitkannya dengan potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan melalui inovasi dan teknologi.

Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dipersiapkan selama kurang lebih 40 hari. Tahapannya meliputi observasi dan survei awal, identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pengembangan media, hingga pelaksanaan program bersama mahasiswa internasional.

Mahasiswa FEB UMP mendapat pendampingan dari Bima Cinintya Pratama. Tim terdiri atas Alin Nurlita dari Program Studi Akuntansi S1, serta Verlita Pavia Lecca, Alya Zhilaalin Ramadamti, Elya Emyrahati, dan Erwan Alfiansyah dari Program Studi Manajemen S1.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memanfaatkan website pengenalan budaya Indonesia yang dikembangkan tim KKN Internasional UMG. Media digital tersebut digunakan untuk memberikan akses informasi mengenai keberagaman budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional.

Mahasiswa FEB UMP kemudian melengkapi pengenalan tersebut dengan perspektif ekonomi dan bisnis. Kekayaan budaya Indonesia diperkenalkan bukan hanya sebagai identitas bangsa, tetapi juga sebagai sumber inspirasi bagi pengembangan ekonomi kreatif.

Bima Cinintya Pratama mengatakan kegiatan internasional menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan Indonesia dari berbagai perspektif sekaligus memperoleh pengalaman berkolaborasi di lingkungan global.

“Budaya Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk diperkenalkan kepada dunia. Tidak hanya sebagai identitas bangsa, keberagaman budaya tersebut juga dapat menjadi sumber pengembangan ekonomi kreatif melalui inovasi dan kreativitas generasi muda,” ujarnya.

Menurut Bima, keterlibatan mahasiswa FEB UMP menunjukkan penerapan keilmuan ekonomi dan bisnis dalam konteks internasional. Mahasiswa belajar melihat bagaimana kekayaan budaya dapat dikembangkan menjadi potensi ekonomi yang memiliki nilai dan keberlanjutan.

Mahasiswa FEB UMP memperkenalkan sejumlah bentuk ekonomi kreatif yang tumbuh dari kekayaan budaya Indonesia. Di antaranya kuliner tradisional, fesyen, kriya, seni, serta produk dan layanan yang memanfaatkan unsur budaya.

Alin Nurlita mengatakan budaya dan ekonomi kreatif memiliki keterkaitan yang erat. Kekayaan budaya dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus potensi ekonomi apabila dikembangkan melalui kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi.

“Indonesia memiliki keberagaman budaya yang sangat luas. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan kepada mahasiswa internasional bahwa budaya Indonesia tidak hanya memiliki nilai sejarah dan identitas, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi kreatif,” ujarnya.

Pemanfaatan website menjadi salah satu pendekatan untuk memperluas akses informasi mengenai budaya Indonesia. Mahasiswa internasional di INTI International University dapat mengenal beragam budaya Nusantara sekaligus melihat potensi kreatif dan ekonomi yang dapat dikembangkan dari kekayaan tersebut.

Lingkungan akademik INTI International University yang multikultural juga menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan Indonesia kepada mahasiswa dari berbagai negara. Interaksi tersebut memberikan pengalaman bagi mahasiswa UMP dan UMG untuk menyampaikan kekayaan Indonesia dalam perspektif yang lebih luas.

Kolaborasi UMP dan UMG dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan sinergi antarmahasiswa perguruan tinggi Muhammadiyah dalam program internasional.

Mahasiswa dari dua PTMA membawa latar belakang keilmuan dan pengalaman yang berbeda. Tim KKN Internasional UMG mengembangkan media pengenalan budaya, sedangkan mahasiswa FEB UMP memberikan perspektif ekonomi dan bisnis mengenai potensi ekonomi kreatif.

Kolaborasi lintas bidang tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan internasional dapat menjadi ruang pembelajaran bersama. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga menjadi bagian dari proses memperkenalkan identitas dan potensi Indonesia kepada masyarakat global.

Kegiatan di INTI International University sekaligus menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami bahwa diplomasi budaya dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk pendidikan, teknologi, kreativitas, dan kewirausahaan.

Melalui perpaduan budaya dan ekonomi kreatif, mahasiswa UMP dan UMG berupaya memperkenalkan Indonesia secara lebih utuh—sebagai negara dengan keberagaman budaya yang tidak hanya memiliki nilai sejarah dan identitas, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan.

Be the first to comment

Leave a Reply