Di Tengah Duka, UMT Lanjutkan Perjuangan Wujudkan Fakultas Kedokteran

Di Tengah Duka, UMT Lanjutkan Perjuangan Wujudkan Fakultas Kedokteran

WARTAPTM.ID, TANGERANGUniversitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) terus memantapkan langkah untuk mewujudkan Fakultas Kedokteran (FK) UMT. Setelah evaluasi lapangan pembukaan fakultas berlangsung pada Jumat (28/8/2026), UMT kini menyiapkan tindak lanjut atas berbagai catatan dan rekomendasi yang diberikan dalam proses tersebut.

Evaluasi lapangan yang berlangsung di Gedung 1912 UMT menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pendirian Fakultas Kedokteran. Seluruh sivitas akademika selanjutnya akan menindaklanjuti hasil evaluasi sebagai bagian dari penyempurnaan sebelum FK UMT resmi berdiri.

Momentum tersebut berlangsung di tengah suasana duka setelah Rektor UMT sekaligus salah satu inisiator pendirian Fakultas Kedokteran, Allahuyarham Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., berpulang.

Kepergian Desri Arwen meninggalkan duka bagi keluarga besar UMT. Namun, gagasan dan perjuangan yang telah dirintisnya menjadi dorongan bagi sivitas akademika untuk melanjutkan proses pendirian Fakultas Kedokteran hingga terwujud.

“Di tengah suasana duka ini, kami tetap berkomitmen menuntaskan seluruh tahapan penyempurnaan pasca evaluasi lapangan. Fakultas Kedokteran ini bukan hanya sebuah program institusi, tetapi juga bagian dari cita-cita besar yang telah diperjuangkan oleh Allahuyarham Dr. H. Desri Arwen,” ungkap pihak UMT, Jumat (28/8).

Pendirian Fakultas Kedokteran menjadi bagian dari ikhtiar UMT memperluas kontribusi perguruan tinggi Muhammadiyah dalam bidang kesehatan. Kehadiran fakultas tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi UMT terhadap pembangunan kesehatan di Banten, khususnya Tangerang Raya.

Bagi UMT, melanjutkan proses pendirian FK juga menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan Desri Arwen. Gagasan yang telah dirintis diharapkan tidak berhenti setelah kepergiannya, tetapi diteruskan menjadi karya yang memberikan manfaat jangka panjang.

“Kami ingin menjadikan perjuangan beliau sebagai amanah yang harus dilanjutkan. Fakultas Kedokteran UMT diharapkan menjadi salah satu karya yang membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mencerdaskan dan menyehatkan masyarakat Banten dan warga Tangerang,” lanjutnya.

UMT menyadari bahwa perjalanan menuju berdirinya Fakultas Kedokteran masih membutuhkan sejumlah tahapan dan penyempurnaan. Karena itu, hasil evaluasi lapangan menjadi bagian penting yang perlu ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Dukungan dan sinergi berbagai pihak juga diperlukan agar proses pendirian fakultas dapat berjalan secara optimal.

Bagi UMT, Fakultas Kedokteran tidak sekadar menjadi penambahan program pendidikan baru. Fakultas tersebut diproyeksikan sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam menyiapkan tenaga kesehatan profesional sekaligus memperluas pengabdian kepada masyarakat.

Di tengah kehilangan seorang pemimpin, UMT memilih untuk meneruskan ikhtiar yang telah dimulai. Cita-cita pendirian Fakultas Kedokteran diharapkan menjadi salah satu warisan pengabdian terbaik Allahuyarham Dr. H. Desri Arwen bagi UMT dan masyarakat Banten.

Seluruh proses selanjutnya akan diarahkan agar pendirian Fakultas Kedokteran UMT dapat dituntaskan sesuai ketentuan dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi masyarakat.

Be the first to comment

Leave a Reply