WARTAPTM.ID, PONOROGO — Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) memperluas langkah pengembangan pendidikan tinggi kesehatan dengan menyiapkan pendirian Fakultas Kedokteran. Untuk merealisasikan rencana tersebut, UMPO menjalin kerja sama dengan PT Sumber Amanah Barokah.
Fakultas Kedokteran UMPO ditargetkan mulai beroperasi dan menerima mahasiswa baru pada 2027. Kehadirannya diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan kedokteran, tetapi juga ikut menjawab kebutuhan tenaga dokter di Kabupaten Ponorogo.
Rektor UMPO, Rido Kurnianto, mengatakan rencana pendirian Fakultas Kedokteran telah disiapkan sejak UMPO meraih akreditasi Unggul pada Juni 2025. Namun, rencana tersebut sempat menghadapi kendala pembiayaan.
“Langkah untuk mendirikan Fakultas Kedokteran ini sebenarnya sudah dirancang setelah kami meraih akreditasi Unggul. Namun, prosesnya sempat terkendala oleh masalah pembiayaan dan pemenuhan investasi sarana-prasarana yang cukup besar,” ujar Rido.
Kendala pembiayaan tersebut kemudian diupayakan melalui sinergi dengan PT Sumber Amanah Barokah. Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam langkah UMPO merealisasikan pendirian Fakultas Kedokteran.
Pimpinan PT Sumber Amanah Barokah, Aling, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, penandatanganan perjanjian kerja sama tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal dari komitmen dan tanggung jawab bersama dalam membangun institusi pendidikan yang andal.
Melalui kolaborasi tersebut, ia berharap Fakultas Kedokteran UMPO dapat melahirkan calon dokter yang kompeten, berintegritas, beretika, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan di atas kertas atau kegiatan seremonial belaka. Ini adalah bentuk komitmen dan tanggung jawab moral kita bersama untuk membangun fasilitas pendidikan medis yang berkualitas demi melahirkan dokter-dokter yang beretika dan berdedikasi,” kata Aling.
Ia menegaskan, penyelenggaraan pendidikan kedokteran perlu diarahkan agar memenuhi standar pendidikan yang berlaku sekaligus membentuk lulusan yang memiliki kompetensi dan tanggung jawab sosial.
Rencana pendirian Fakultas Kedokteran UMPO juga mendapat sambutan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menilai kehadiran fakultas kedokteran baru memiliki arti penting bagi pemenuhan kebutuhan tenaga medis di daerah.
Menurutnya, kebutuhan dokter umum di Kabupaten Ponorogo masih belum mencapai rasio ideal satu dokter untuk setiap 1.000 penduduk.
Kehadiran Fakultas Kedokteran UMPO diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat ketersediaan sumber daya manusia bidang kesehatan di Ponorogo.
Di sisi lain, keberadaan fakultas kedokteran di daerah juga membuka peluang lebih besar bagi putra-putri Ponorogo untuk menempuh pendidikan kedokteran tanpa harus meninggalkan daerah asal sejak awal pendidikan.
Dengan target operasional pada 2027, UMPO kini memiliki agenda strategis untuk memastikan seluruh proses pendirian Fakultas Kedokteran berjalan sesuai ketentuan dan standar pendidikan kedokteran yang berlaku. Langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar UMPO memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Be the first to comment