Monev RISPRO Invitasi Berkemajuan Dorong Riset PTMA Menuju Hilirisasi dan Dampak Nyata

Monev RISPRO Invitasi Berkemajuan Dorong Riset PTMA Menuju Hilirisasi dan Dampak Nyata

WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA — Program RISPRO Invitasi Berkemajuan diarahkan tidak berhenti pada penyelesaian penelitian dan laporan akademik. Hasil riset para peneliti Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) didorong untuk dikembangkan lebih lanjut agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat, industri, dan pemangku kepentingan.

Arah tersebut mengemuka dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) RISPRO Invitasi Berkemajuan yang digelar di Student Dormitory Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (9/11). Kegiatan ini diikuti 22 peneliti dari UMY dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk memaparkan perkembangan penelitian mereka.

Wakil Rektor UMY Bidang Riset, Inovasi, dan Hilirisasi, Suprayatiningsih, M.Kes. mengatakan hilirisasi membutuhkan keterhubungan antara hasil penelitian dengan kebutuhan pasar, industri, pemerintah, dan masyarakat.

“Hilirisasi itu artinya bertemunya kepentingan antara hasil riset yang berkesinambungan dengan kebutuhan pasar,” ujar Suprayatiningsih.

Menurutnya, peneliti perlu mulai mengubah cara pandang dalam merancang dan mengembangkan riset. Penelitian tidak cukup berangkat dari gagasan yang ingin dikembangkan, tetapi juga perlu mempertimbangkan persoalan dan kebutuhan nyata yang ada di masyarakat serta pasar.

“Mindset para peneliti sudah tidak berbasis dari apa yang saya pikirkan, bukan saya mau, tetapi berbasis bagaimana pasar membutuhkan,” jelasnya.

Suprayatiningsih mendorong hasil penelitian yang memiliki potensi pengembangan, termasuk produk yang berpeluang memperoleh paten, untuk dilanjutkan melalui kemitraan dengan industri. Kolaborasi tersebut diperlukan agar hasil riset dapat diproduksi, dikembangkan, dan memiliki peluang pemanfaatan yang lebih luas.

Anggota Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Khudzaifah Dimyati, mengatakan monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan penelitian dapat dipertanggungjawabkan sekaligus memiliki arah pengembangan yang jelas.

Monev dilakukan dengan melihat perkembangan penelitian serta informasi dan laporan yang disampaikan para peneliti kepada reviewer. Hasil evaluasi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan keberlanjutan program riset.

“Kalau laporan Anda ketika kita evaluasi ternyata memang perlu ada beberapa perbaikan, kemungkinan besar nanti akan bisa diberitahu apakah dilanjutkan atau tidak,” ujar Khudzaifah.

Ia meminta ketua maupun anggota peneliti menyampaikan informasi secara lengkap kepada reviewer. Menurutnya, kelengkapan informasi diperlukan agar proses evaluasi dapat dilakukan secara menyeluruh dan perkembangan penelitian dapat dinilai secara objektif.

Lebih dari aspek administratif, Khudzaifah menekankan pentingnya memastikan hasil penelitian dapat digunakan oleh pihak yang membutuhkan.

“Harapan saya adalah riset Anda itu bisa dipergunakan oleh kelompok kepentingan yang memang memerlukan riset dari Bapak-Ibu sekalian,” tuturnya.

Pesan tersebut menempatkan kebermanfaatan sebagai bagian penting dari keberlanjutan riset. Hasil penelitian diharapkan tidak berhenti sebagai laporan akademik, tetapi dapat dikembangkan untuk menjawab kebutuhan kelompok atau sektor tertentu.

Dalam kegiatan tersebut, Khudzaifah juga menyampaikan peluang pengembangan kerja sama penelitian dengan mitra luar negeri. Kolaborasi internasional dinilai dapat memperluas jejaring penelitian perguruan tinggi Muhammadiyah sekaligus membuka ruang peningkatan kapasitas peneliti. Selain itu, ia menyampaikan rencana sosialisasi berbagai peluang beasiswa bagi dosen yang ingin melanjutkan studi doktoral, baik di dalam maupun luar negeri.

Rangkaian monitoring dan evaluasi RISPRO Invitasi Berkemajuan menjadi bagian dari upaya menjaga agar penelitian yang telah didukung program tersebut terus berkembang. Evaluasi tidak hanya melihat capaian penelitian, tetapi juga membuka ruang untuk memperkuat relevansi, keberlanjutan, dan potensi pemanfaatan hasil riset.

Dengan demikian, riset yang dihasilkan melalui kolaborasi Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan LPDP diharapkan memiliki jalur pengembangan yang lebih jelas, dari penelitian menuju pemanfaatan yang memberi nilai tambah bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat.

BSI Emas Capek Kerja

Be the first to comment

Leave a Reply