WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA — Sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) mencatatkan capaian dalam UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026. Penghargaan tersebut menempatkan sejumlah PTMA di jajaran perguruan tinggi berkelanjutan di tingkat nasional.
Pengumuman dan penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 berlangsung di Auditorium Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (15/9/2026). Pemeringkatan tahun ini diikuti 217 perguruan tinggi dari 27 provinsi di Indonesia.
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi salah satu PTMA dengan capaian tertinggi. UMY meraih peringkat pertama kategori Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Paling Berkelanjutan di Indonesia.
UMY juga menempati peringkat kedua kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Paling Berkelanjutan secara nasional serta berada di posisi ke-12 dalam pemeringkatan keseluruhan perguruan tinggi yang mengikuti UI GreenMetric 2026.
Capaian serupa diraih Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang menempati peringkat kedua kategori PTKIS Paling Berkelanjutan. UMM juga berada di posisi ke-18 dalam pemeringkatan nasional secara keseluruhan.
Sementara itu, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih peringkat ketiga kategori PTKIS Paling Berkelanjutan dan berada di posisi ke-48 nasional. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut masuk jajaran atas dengan menempati peringkat ke-35 secara nasional.
Capaian PTMA juga datang dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura). Pada keikutsertaan perdananya, Umsura meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Peserta Baru Terbaik di Indonesia.
Wakil Rektor Umsura, Radius Setiyawan mengatakan penghargaan tersebut menjadi awal bagi kampus untuk terus mengembangkan praktik keberlanjutan.
“Tentu ini pengalaman pertama dan kami menyiapkan ini cukup serius. Kami berharap ke depan soal rating kami bisa lebih baik, dan ini awal kami untuk memulai bahwa keberlanjutan sebuah perguruan tinggi merupakan satu hal yang penting,” ungkap Radius.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa keberlanjutan perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan lingkungan, tetapi juga membutuhkan komitmen kelembagaan dan pengelolaan kampus yang berkelanjutan.
UI GreenMetric 2026 mengusung tema “Advancing Sustainable Campus through Governance Digitalization and Integrated Performance”. Tema tersebut menekankan keterkaitan antara keberlanjutan kampus, tata kelola berbasis data, digitalisasi, dan integrasi kinerja.
Chairman UI GreenMetric Vishnu Juwono menegaskan bahwa agenda keberlanjutan dapat dikembangkan oleh setiap perguruan tinggi sesuai dengan kapasitas dan tantangan masing-masing.
“Keberlanjutan bukan milik satu kelompok perguruan tinggi, bukan hanya milik kampus besar, bukan pula hanya milik perguruan tinggi dengan anggaran kuat. Setiap perguruan tinggi dapat memulai dari tantangan dan kemampuannya sendiri,” jelas Vishnu.
Ia juga mengajak civitas akademika menjadikan perguruan tinggi sebagai multiplier of change atau pengganda perubahan yang menghadirkan dampak bagi masyarakat dan lingkungan.
Bagi PTMA, capaian dalam UI GreenMetric 2026 menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan tinggi yang tidak hanya memperhatikan aspek akademik, tetapi juga tata kelola, lingkungan, dan keberlanjutan.

Be the first to comment