WARTAPTM.ID, DENPASAR — Lebih dari 200 pelajar dari sembilan sekolah di Bali mengikuti peluncuran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University) Tahun Akademik 2027/2028 di Denpasar, Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi BIM University memperkenalkan lingkungan akademik sekaligus arah pengembangan mahasiswa kepada calon mahasiswa.
Para peserta berasal dari CHIS School, MA Hidayatullah, SMKN 2 Denpasar, SMKN 3 Denpasar, SMA Muhammadiyah 1 Denpasar, MA Al Muhajirin Denpasar, SMKS PGRI 3 Denpasar, SMKN 1 Denpasar, dan SMA Kutapura.
Dalam kegiatan tersebut, Rektor BIM University, Harun Joko Prayitno, menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda dengan kemampuan yang lebih luas daripada penguasaan materi akademik.
Menurut Harun, mahasiswa perlu membangun tiga fondasi, yakni skill set, tool set, dan mental set. Ketiganya berkaitan dengan kompetensi, kemampuan memanfaatkan teknologi dan perangkat untuk menyelesaikan persoalan, serta karakter yang mencakup daya juang dan kemampuan beradaptasi.
“Skill set berkaitan dengan kompetensi yang dimiliki seseorang, sementara tool set mencakup kemampuan memanfaatkan berbagai perangkat dan teknologi untuk menyelesaikan persoalan. Adapun mental set menjadi fondasi dalam membangun karakter, daya juang, kemampuan beradaptasi, serta keberanian menghadapi perubahan,” jelasnya.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari arah pengembangan BIM University yang mengintegrasikan keterampilan teknologi, kebutuhan industri, dan kewirausahaan melalui konsep IIE Campus. Model tersebut diarahkan agar mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kemampuan praktis dan kesiapan menghadapi perubahan dunia kerja.
BIM University juga memperkenalkan sejumlah ruang pengembangan mahasiswa di luar pembelajaran kelas. Salah satunya melalui pengembangan kemampuan menulis opini, karya ilmiah, jurnalistik, serta kegiatan kewirausahaan.

Kampus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya dengan tetap memperhatikan orisinalitas dan integritas akademik. Karya yang dinilai memenuhi kriteria dapat memperoleh kesempatan publikasi melalui media mitra serta apresiasi sesuai program yang tersedia.
Selain itu, BIM University memperkenalkan Lomba Talenta Inovasi Karya Ilmiah bagi pelajar. Program tersebut menyediakan total hadiah Rp15 juta, dengan rincian Rp7,5 juta untuk juara pertama, Rp5 juta untuk juara kedua, dan Rp2,5 juta untuk juara ketiga.
Program tersebut diarahkan untuk mendorong siswa mulai mengenal proses berpikir ilmiah, mengembangkan gagasan, dan menyusun solusi terhadap persoalan di lingkungan sekitar.
Pemenang Lomba Talenta Inovasi Karya Ilmiah dijadwalkan diumumkan pada puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2027.
Melalui rangkaian program tersebut, BIM University terus mendorong terbentuknya lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran, tetapi juga memberikan ruang bagi lahirnya karya, inovasi, dan talenta baru.
Pengembangan tersebut berjalan berdampingan dengan berbagai aktivitas kemahasiswaan. BIM University, misalnya, menyediakan Unit Kegiatan Mahasiswa sebagai ruang pengembangan minat dan bakat. Pada peluncuran PMB, UKM Beladiri turut menampilkan seni tunggal pencak silat sebagai bagian dari aktivitas kemahasiswaan kampus.
Rektor BIM University mengatakan pendidikan tinggi perlu memberi ruang kepada generasi muda untuk tidak hanya mencari peluang, tetapi juga mengembangkan kemampuan menciptakan gagasan dan peluang baru.
“Di tengah perubahan dunia yang semakin dinamis, BIM University membawa semangat agar mahasiswa tidak sekadar menjadi pencari peluang, tetapi juga mampu menciptakan gagasan dan peluang baru melalui pendidikan, inovasi, dan kolaborasi,” tutupnya.
Melalui PMB Tahun Akademik 2027/2028, BIM University membuka kesempatan bagi lulusan SMA, SMK, MA, dan sederajat untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mengembangkan kompetensi dan pengalaman di lingkungan perguruan tinggi. Peluncuran PMB tersebut menjadi bagian dari upaya kampus membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan industri, dan tantangan masa depan.

Be the first to comment