WARTAPTM.ID, PALEMBANG — Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMAD) Palembang mengukuhkan 287 lulusan dalam Wisuda ke-III Tahun 2026 di Ballroom Hotel Wyndham Palembang, Kamis (29/10/2026). Mayoritas lulusan berasal dari Fakultas Kesehatan dan Fakultas Vokasi, yang diharapkan dapat memperkuat ketersediaan tenaga profesional di berbagai sektor pelayanan masyarakat.
Dari total wisudawan, sebanyak 167 orang berasal dari Fakultas Kesehatan, 109 orang dari Fakultas Vokasi, dan 11 orang dari Fakultas Humaniora dan Informasi. Komposisi tersebut menunjukkan kontribusi UMAD Palembang dalam menyiapkan sumber daya manusia dari berbagai bidang keilmuan, terutama kesehatan dan keterampilan vokasional.
Rektor UMAD Palembang, Mukhtarudin Muchsiri, menyampaikan bahwa wisuda bukan akhir dari proses pendidikan, melainkan awal bagi lulusan untuk mengembangkan kompetensi dan mengabdikan ilmu di tengah masyarakat. Ia berharap para alumni mampu menjalankan profesinya secara profesional, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Menurut Mukhtarudin, bidang kesehatan menjadi salah satu kekuatan akademik UMAD Palembang, khususnya keperawatan, kebidanan, dan fisioterapi. Ia menyebut sebagian besar lulusan telah terserap di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit dan klinik.
“Berdasarkan data penelusuran alumni, sebagian besar lulusan telah terserap dan bekerja di berbagai fasilitas kesehatan, rumah sakit, serta klinik, baik sebelum maupun sesaat setelah dinyatakan lulus,” kata Mukhtarudin.
Capaian tersebut, lanjutnya, menjadi dorongan bagi universitas untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Penguatan kualitas akademik juga dilakukan melalui pengembangan program studi dan perluasan akses pendidikan tinggi.
UMAD Palembang merupakan hasil transformasi Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi (IKesT) Muhammadiyah Palembang berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 103/A/O/2024 tertanggal 13 Desember 2024. Saat ini, UMAD Palembang memiliki tiga fakultas dengan 14 program studi yang mencakup jenjang diploma, sarjana, dan profesi.
Fakultas Kesehatan menaungi enam program studi, yakni Profesi Ners, Profesi Bidan, S1 Keperawatan, S1 Gizi, S1 Kebidanan, dan S1 Fisioterapi. Fakultas Vokasi memiliki lima program studi, yaitu D4 Teknologi Laboratorium Medis, D3 Kesehatan Lingkungan, D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, dan D3 Fisioterapi. Sementara itu, Fakultas Humaniora dan Informasi menaungi S1 Sistem Informasi, S1 Hukum Bisnis, serta S1 Bahasa dan Kebudayaan Inggris.
Dari sisi kelembagaan, UMAD Palembang telah memperoleh akreditasi perguruan tinggi dengan peringkat Baik Sekali berdasarkan keputusan BAN-PT Nomor 3083/SK/BAN-PT/Ak/PT/XII/2025. Rektor menyebut enam program studi telah meraih akreditasi Unggul. Kampus juga menargetkan peningkatan akreditasi dua program studi pada 2027, yakni S1 Gizi dan D4 Teknologi Laboratorium Medis.
Selain peningkatan mutu akademik, UMAD Palembang juga merencanakan pembukaan sejumlah program studi baru, termasuk jenjang pascasarjana. Langkah tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan tenaga ahli yang semakin spesifik di masyarakat.
Saat ini, UMAD Palembang memiliki 2.262 mahasiswa aktif, termasuk enam mahasiswa internasional asal Sudan. Kampus tersebut didukung 91 dosen, dengan 13 orang berkualifikasi doktor dan 13 lainnya berstatus kandidat doktor. Rektor menyebut 69 persen dosen telah memiliki sertifikat pendidik.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan, Ridwan Hayatuddin, berpesan agar para lulusan memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama kuliah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan alumni agar menjaga nama baik almamater serta mengamalkan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan sosial maupun dunia kerja.
Melalui penguatan mutu pendidikan, pengembangan program studi, dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan masyarakat, UMAD Palembang diharapkan terus melahirkan lulusan yang kompeten dan berintegritas. Para alumni diharapkan tidak hanya memasuki dunia kerja, tetapi juga mengambil peran dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Be the first to comment