Prestasi akademik kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) di level nasional. Dosen Fakultas Farmasi UMKT, Paula Mariana Kustiawan, terpilih sebagai finalis Young Researcher Award (YRA) 2025 kategori Dosen Muda Berprestasi yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Peneliti Indonesia (PPI).
Capaian tersebut diraih melalui riset inovatif tentang lebah kelulut (Trigona spp.), lebah tanpa sengat yang memiliki nilai ekologis sekaligus ekonomis tinggi. Penelitian ini mengangkat potensi hayati lokal Kalimantan Timur yang selama ini belum banyak tersentuh pengembangan ilmiah, namun memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan berdaya saing global.
Selain berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui penyerbukan, lebah kelulut juga menghasilkan madu, propolis, dan berbagai produk turunan bernilai ekonomi. Pendekatan riset yang digunakan menekankan prinsip local wisdom to global impact, dengan mengaitkan potensi daerah pada isu-isu global seperti ketahanan pangan, pelestarian keanekaragaman hayati, serta pengembangan produk berbasis alam dan pemberdayaan masyarakat.
Dewan juri YRA 2025 menilai riset tersebut memiliki kebaruan ilmiah (scientific novelty) dan dampak nyata, sehingga layak memperoleh pengakuan nasional. Ajang YRA 2025 sendiri mengusung tema “Bridging to the Nobel Prize”, sebagai upaya strategis mendorong riset Indonesia agar sejajar dengan standar penelitian kelas dunia.
Tahun ini, YRA diikuti oleh 112 periset muda dari 50 institusi, termasuk perguruan tinggi, lembaga riset, industri, serta diaspora Indonesia yang berkiprah di berbagai negara. Seleksi dilakukan secara ketat melalui empat tahapan untuk menjamin kualitas, integritas, dan relevansi riset para peserta.
Sebagai finalis, Paula berkesempatan mempresentasikan hasil penelitiannya di hadapan peneliti senior, akademisi, dan pemangku kepentingan nasional. Capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika UMKT dan PTMA lainnya, khususnya dosen muda, untuk terus mengembangkan riset berbasis potensi lokal yang berdampak luas bagi umat, bangsa, dan peradaban global.
Be the first to comment