Edukasi Laparoskopi UMY Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Bedah Minimal Invasif

Edukasi Laparoskopi UMY Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Bedah Minimal Invasif
Edukasi Laparoskopi UMY Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Bedah Minimal Invasif.

WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) menyelenggarakan program edukasi terkait efek samping dan keamanan prosedur laparoskopi guna meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terhadap tindakan bedah minimal invasif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh dr. Nicko Rachmanio, Sp.B, FICS, bersama tim yang melibatkan Dr. dr. Sagiran, Sp.B(K)KL., M.Kes. Program tersebut telah dirancang sejak 2025 dan direalisasikan sepanjang 2026.

Program edukasi ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai prosedur laparoskopi, termasuk aspek keamanan dan potensi efek sampingnya. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi tingkat kecemasan serta pengambilan keputusan masyarakat dalam menjalani tindakan medis.

Melalui kegiatan penyuluhan, masyarakat diberikan pemahaman mengenai tahapan prosedur laparoskopi, manfaat, risiko yang mungkin terjadi, serta prinsip keamanan dalam pelaksanaannya. Selain itu, edukasi juga menekankan pentingnya penerapan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan dan pendukung keberhasilan tindakan medis.

Materi disampaikan secara langsung dengan pendekatan komunikatif agar mudah dipahami oleh peserta. Edukasi ini bertujuan membangun pemahaman yang lebih rasional terhadap prosedur bedah minimal invasif sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan kesehatan secara tepat dan terinformasi.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perkembangan teknologi medis, sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif dalam bidang kesehatan melalui pendekatan edukatif.

Be the first to comment

Leave a Reply