WARTAPTM.ID, SINJAI — Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai memperkuat langkah menuju kemandirian ekonomi kampus melalui peluncuran Mentarimu Mart. Unit usaha tersebut diresmikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, di depan Kampus UIAD Sinjai, Jumat (25/9/2026).
Peresmian Mentarimu Mart ditandai dengan pengucapan kalimat peresmian oleh Haedar Nashir dan disaksikan jajaran pimpinan Muhammadiyah, sivitas akademika UIAD Sinjai, serta sejumlah undangan.
“Dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim, kita resmikan Mentarimu Mart yang dipelopori oleh UIAD Sinjai,” ujar Haedar.
Kehadiran Mentarimu Mart tidak hanya diarahkan sebagai unit usaha untuk memenuhi kebutuhan sivitas akademika, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi dan memperkuat kemandirian Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal, Muhadjir Effendy, mengapresiasi langkah UIAD Sinjai yang menjadi pelopor hadirnya Mentarimu Mart di Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Mustari Bosra, menilai keberadaan Mentarimu Mart di UIAD Sinjai dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) lainnya di Sulawesi Selatan.
“UIAD Sinjai bisa menjadi contoh di Sulawesi Selatan dengan hadirnya Mentarimu Mart,” kata Mustari.
Rektor UIAD Sinjai, Suriati, mengatakan peluncuran Mentarimu Mart menjadi salah satu langkah UIAD dalam mengembangkan kemandirian ekonomi kampus sekaligus mendukung gerakan ekonomi Muhammadiyah.
Ia berharap Mentarimu Mart dapat terus dikembangkan sehingga tidak hanya memberikan manfaat bagi sivitas akademika, tetapi juga memiliki kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat Sinjai.
“Kami sangat bersyukur karena Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir, hadir langsung meresmikan Mentarimu Mart UIAD Sinjai. Bagi kami, ini merupakan sebuah keberkahan dan momentum yang sangat berarti bagi seluruh civitas akademika UIAD,” ujar Suriati.
Peluncuran tersebut dihadiri jajaran PWM Sulawesi Selatan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sinjai, Amal Usaha Muhammadiyah, PTMA se-Sulawesi Selatan, serta Pemerintah Kabupaten Sinjai.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan unit usaha UIAD Sinjai sekaligus memperluas jejaring ekonomi di lingkungan Persyarikatan.
Peresmian Mentarimu Mart juga menjadi momentum personal bagi Haedar Nashir. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Sinjai memiliki kedekatan historis dalam perjalanan pengabdiannya di Muhammadiyah.
Sinjai menjadi daerah pertama di Sulawesi Selatan yang dikunjunginya ketika menjabat Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).
“Pertama kali saya hadir di Sulawesi Selatan itu di Kabupaten Sinjai, ketika saya menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah,” ungkap Haedar.
Kini, setelah perjalanan panjang di Persyarikatan, Haedar kembali hadir di Sinjai dalam momentum pengembangan ekonomi Amal Usaha Muhammadiyah melalui Mentarimu Mart.
Bagi UIAD Sinjai, kehadiran unit usaha tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan ekosistem kampus yang tidak hanya bertumpu pada fungsi pendidikan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan.
Peluncuran Mentarimu Mart sekaligus menambah langkah UIAD Sinjai dalam membangun kemandirian kelembagaan. Ke depan, pengembangannya diharapkan dapat memperluas manfaat bagi sivitas akademika, Persyarikatan, dan masyarakat di Kabupaten Sinjai.

Be the first to comment