Konsisten Berprestasi, Tapak Suci UM Bandung Sabet Enam Medali di BLAC ke-7

Konsisten Berprestasi, Tapak Suci UM Bandung Sabet Enam Medali di BLAC ke-7

Pimpinan Cabang Tapak Suci Putera Muhammadiyah (PC TSPM) Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong sejumlah penghargaan dalam ajang Bandung Lautan Api Championship (BLAC) ke-7 yang digelar pada Minggu (25/01/2026). Kejuaraan tersebut berlangsung di GOR Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia, dan diikuti peserta dari berbagai jenjang usia, mulai tingkat sekolah dasar hingga kategori umum.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, BLAC menghadirkan beragam nomor pertandingan, di antaranya kategori tanding, solo kreatif, seni tunggal senjata, seni tunggal tangan kosong, serta sejumlah kategori lainnya. Pada kejuaraan kali ini, PC TSPM UM Bandung berhasil mengoleksi enam medali yang terdiri dari satu medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu.

Salah satu raihan tertinggi diraih oleh Andrian Pratama, mahasiswa Program Studi Farmasi UM Bandung, yang sukses menyabet medali emas pada kategori tanding. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut dan menyebutkan bahwa secara umum teknis pertandingan tidak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, meski terdapat beberapa penyesuaian pada aturan.

Menurut Andrian, dirinya bersama tim menjalani latihan dan persiapan selama kurang lebih tiga bulan sebelum bertanding. Ia juga mengakui sempat ragu untuk mengikuti kejuaraan ini, namun dorongan dari rekan-rekan membuatnya mantap turun berlaga. Bagi Andrian, prestasi ini menjadi motivasi besar untuk terus berkembang dan menatap cita-cita menjadi atlet nasional di masa depan.

Prestasi juga datang dari kategori seni tunggal melalui Azka Azaliyah Zahrani, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UM Bandung, yang berhasil meraih medali perak. Dalam kategori tersebut, setiap peserta diberi waktu lebih dari satu menit untuk menampilkan rangkaian jurus di hadapan dewan juri.

Azka menjelaskan bahwa penilaian meliputi keindahan dan ketepatan gerakan, kekuatan tenaga, serta kesesuaian dengan batas waktu. Meski menghadapi sejumlah kendala saat tampil, ia mampu menguasai pertandingan hingga memperoleh hasil maksimal. Azka berharap dapat terus menekuni dunia pencak silat sembari menjalani perkuliahan, serta suatu saat mampu mengharumkan nama Indonesia melalui ajang-ajang serupa.

Selain Andrian dan Azka, medali juga diraih oleh Ivan Adinata dari Program Studi Pendidikan Agama Islam yang memperoleh perak kategori tanding, Zulfahmi Fauzan dari Program Studi Ekonomi Syariah, Rizal Hafidin dari Program Studi Manajemen, serta Dio Fenando dari Program Studi Agribisnis yang masing-masing menyumbangkan medali perunggu pada kategori tanding. Secara keseluruhan, capaian ini menegaskan konsistensi PC TSPM UM Bandung dalam mencetak atlet-atlet berprestasi sekaligus membawa nama baik kampus di tingkat regional.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*