Mahasiswa Umsida Torehkan Prestasi di INCODE-3 2026 UM Bandung

Mahasiswa Umsida Torehkan Prestasi di INCODE-3 2026 UM Bandung
Mahasiswa Umsida Torehkan Prestasi di INCODE-3 2026 UM Bandung.

WARTAPTM.ID, BANDUNG – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umisda) kembali menegaskan kualitas mahasiswanya di kancah internasional. Mahasiswa Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial (FBHIS) Umsida berhasil meraih berbagai penghargaan dalam ajang International Conference on Digital Economics (INCODE-3) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Bandung.

Penghargaan tersebut diumumkan pada Selasa (28/4/2026), mencakup sejumlah kategori non-akademik seperti Business Application, Content Creator, Stocklab, Short Video, hingga Innovative Business Model Canvas Design.

Mahasiswa Program Studi Manajemen Umsida menunjukkan performa unggul, khususnya pada kategori konten kreatif.

Salah satu capaian tertinggi diraih melalui Juara 1 video pendek TikTok bertajuk “Bertumbuh Bersama Universitas Muhammadiyah Sidoarjo”. Selain itu, tim lainnya juga meraih Juara 1 video pendek Instagram melalui karya “Quality Education Starts Here”.

Prestasi berlanjut pada kategori Content Creator Best Food and Beverage dengan raihan Juara 2 melalui karya bertema kuliner lokal Sidoarjo. Tidak hanya itu, inovasi bisnis bertajuk “RecyCash” turut memperkuat kontribusi mahasiswa dalam kategori pengembangan model bisnis kreatif.

Sementara itu, Juara 3 kategori Short Video Best YouTube Short juga berhasil diraih melalui karya yang mengangkat keunggulan Program Studi Manajemen Umsida.

Salah satu perwakilan mahasiswa, Tantika, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Keberhasilan kami meraih banyak penghargaan ini di luar dugaan. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus berkarya,” ujarnya.

Prestasi membanggakan juga ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Umsida yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Kategori Best Culture menjadi salah satu sorotan, dengan raihan Juara 1 melalui karya yang mengangkat potensi wisata budaya Petirtaan Jolotundo di Mojokerto.

Selain itu, Juara 2 kategori serupa juga diraih melalui karya yang mengangkat kekayaan budaya di Museum De Javasche Bank dan kawasan mangrove Surabaya.

Mahasiswa Bisnis Digital juga mencatatkan prestasi di kategori lain, seperti Services and Trade Mitrakas serta Best TikTok, yang menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap ekosistem digital kreatif.

Salah satu peraih juara, Violeta Elgi Nurhermayanti, menyampaikan apresiasinya atas capaian tim.

“Kami tidak menyangka bisa meraih banyak juara, termasuk juara satu. Ini menjadi kebanggaan dan penyemangat untuk terus menciptakan karya kreatif,” ungkapnya.

Dosen pembimbing, Bayu Hari Prasojo, turut mengungkapkan kebanggaannya atas capaian mahasiswa.

“Proses panjang yang penuh perjuangan akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan,” tuturnya.

Ia menilai prestasi ini menjadi pencapaian istimewa, terutama karena Program Studi Bisnis Digital Umsida tergolong baru, namun mampu menunjukkan daya saing di level internasional.

Capaian ini menegaskan komitmen Perguruan Tinggi Muhammadiyah dalam mendorong pengembangan talenta mahasiswa yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing global.

Melalui ajang internasional seperti INCODE, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan inovasi dan kreativitas yang relevan dengan kebutuhan industri digital masa kini.

Be the first to comment

Leave a Reply