WARTAPTM.ID, MAGELANG – Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menegaskan komitmennya memperkuat kualitas akademik dan reputasi internasional dalam momentum Milad ke-62. Mengusung tema Level Up for Future Impact, UNIMMA menjadikan peringatan milad sebagai ruang refleksi atas capaian sekaligus peneguhan arah pengembangan institusi menuju global recognition.
Puncak Milad ke-62 UNIMMA digelar di Auditorium Kampus 1 UNIMMA, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan Laporan Tahunan Rektor (LTR) dan Orasi Ilmiah yang disampaikan Dosen Fakultas Teknik UNIMMA, Saifudin.
Rektor UNIMMA, Lilik Andriyani, mengatakan peringatan milad tidak sekadar menandai bertambahnya usia institusi, tetapi menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan, mengapresiasi berbagai capaian, sekaligus mempersiapkan langkah strategis menghadapi masa depan.
“Level Up berarti terus meningkatkan kualitas, kapasitas, inovasi, dan kolaborasi. Sedangkan Future Impact mengingatkan kita bahwa setiap ikhtiar yang dilakukan hari ini harus memberikan manfaat dan dampak yang semakin besar bagi masa depan,” ujarnya.
Dalam Laporan Tahunan Rektor, Lilik memaparkan sejumlah perkembangan UNIMMA selama satu tahun terakhir. Saat ini, UNIMMA telah meraih akreditasi Unggul dari BAN-PT dan memiliki delapan fakultas dengan 28 program studi. Sebanyak 54 persen program studi di UNIMMA telah berstatus Unggul.
Perkembangan juga terlihat pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. UNIMMA menempati peringkat nasional 237, masuk dalam Klaster Utama Penelitian, serta memperoleh predikat Sangat Bagus dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Pada bidang publikasi, produktivitas akademik UNIMMA turut menunjukkan peningkatan. Sebanyak 561 publikasi dosen telah terindeks Scopus. Selain itu, tiga jurnal yang dikelola UNIMMA juga telah terindeks Scopus. Capaian tersebut menjadi modal bagi UNIMMA untuk meningkatkan kualitas sekaligus memperluas visibilitas akademik di tingkat internasional.
Lilik mengatakan UNIMMA kini mulai memantapkan strategi menuju global recognition. Langkah tersebut dilakukan dengan memperkuat fondasi akademik dan kesiapan institusi.
“Fondasinya kita mulai dari kualitas akademik dan kesiapan institusi. Kita membangun digitalisasi kampus, website dan dokumen akademik bilingual, penguatan sistem dan integrasi data, serta penguatan mutu, hingga implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE),” jelasnya.
Selain penguatan mutu internal, UNIMMA juga mempersiapkan Ranking and Global Visibility Readiness. Upaya tersebut mencakup kajian brand awareness, penyusunan data pendukung pemeringkatan, serta fasilitasi menuju pemeringkatan internasional seperti QS dan Times Higher Education (THE) World University Rankings.
Menurut Lilik, langkah tersebut merupakan bagian dari proses internasionalisasi yang tidak berhenti pada upaya meningkatkan popularitas institusi.
“Kita bergerak menuju internasionalisasi, memperkuat reputasi akademik, dan selanjutnya menyiapkan global recognition. Inilah langkah UNIMMA untuk Level Up for Future Impacts, bukan sekadar menjadi lebih dikenal, tetapi menjadi universitas yang semakin diakui dan memberikan dampak di tingkat global,” tuturnya.
Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Mohammad Adam Jerusalem, mengapresiasi berbagai kemajuan yang telah dicapai UNIMMA.
Menurutnya, semangat Level Up for Future Impact sejalan dengan karakter Muhammadiyah yang terus mendorong kemajuan, baik dalam capaian akademik maupun kontribusi sosial kemasyarakatan.
“Kita harus terus berkemajuan dari sisi capaian-capaian akademik yang sudah ada, capaian sosial kemasyarakatan yang dimiliki oleh UNIMMA dan terus berkelanjutan,” ujarnya.
Adam juga mengingatkan bahwa status akreditasi Unggul tidak seharusnya dipandang sebagai tujuan akhir. Predikat tersebut justru menjadi amanah untuk meningkatkan tanggung jawab perguruan tinggi dalam memberikan manfaat yang lebih luas.
“Unggul bagi kita, UNIMMA, tidak sekadar administratif akreditasi saja. Unggul APT-nya itu adalah manifestasi izin moral untuk bisa memikul amanah yang lebih besar lagi,” tegasnya.
Puncak Milad ke-62 UNIMMA kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah sivitas akademika dan tenaga kependidikan yang menunjukkan dedikasi serta prestasi. Penghargaan diberikan kepada dosen dan tendik dengan masa kerja 20 tahun, tendik berprestasi, mahasiswa berprestasi, serta fakultas dan unit dalam pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun Akademik 2025/2026.
Be the first to comment