Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA) melalui pemberangkatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Magang Internasional ke Malaysia dan Thailand. Sebanyak 17 mahasiswa secara resmi dilepas dalam agenda pelepasan yang digelar di Ruang Rapat Utama UMPWR, Selasa (13/1/2026).
Dari jumlah tersebut, 16 mahasiswa akan mengikuti program KKN dan magang internasional di Malaysia pada 19 Januari hingga 14 Februari 2026. Sementara satu mahasiswa lainnya diberangkatkan ke Thailand untuk menjalani program serupa pada 14 Januari hingga 8 Maret 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi UMPWR dalam memperluas jejaring global sekaligus membekali mahasiswa dengan pengalaman lintas negara.
Acara pelepasan dihadiri oleh Rektor UMPWR, jajaran Wakil Rektor, pimpinan unit kerja sama dan urusan internasional, serta para ketua program studi dari mahasiswa peserta. Kehadiran pimpinan universitas menegaskan dukungan institusi terhadap penguatan mobilitas internasional mahasiswa.
Rektor UMPWR, Teguh Wibowo, menekankan bahwa program KKN dan magang internasional memiliki nilai strategis, tidak hanya bagi pengembangan kapasitas mahasiswa, tetapi juga bagi peningkatan daya saing institusi.
“Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa asing, memperkuat soft skills, serta membentuk karakter mahasiswa agar semakin tangguh dan berdaya saing global. Bagi kampus, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan reputasi internasional, implementasi kerja sama luar negeri, serta mendukung capaian Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengalaman internasional diharapkan dapat mempercepat daya serap lulusan UMPWR di dunia kerja, sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai bagian dari PTMA yang adaptif terhadap dinamika global.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), Tusino, menegaskan bahwa program ini juga menjadi wahana dakwah kultural Muhammadiyah di level internasional.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di tengah masyarakat, tetapi juga mengenal budaya dan bahasa negara tujuan. Kami berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga nama baik UMPWR dan Persyarikatan Muhammadiyah selama menjalankan program internasional ini,” tuturnya.
Para mahasiswa peserta berasal dari berbagai program studi, mulai dari Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Psikologi, Manajemen, hingga Magister Pendidikan Matematika. Keberagaman latar belakang akademik tersebut diharapkan mampu memperkaya kontribusi mahasiswa di masyarakat internasional sekaligus memperluas wawasan keilmuan mereka.
Perwakilan mahasiswa peserta KKN internasional di Malaysia, Fajar Sidiq Pangestu, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan oleh kampus.
“Kami memohon doa dan dukungan agar seluruh rangkaian kegiatan KKN dan magang internasional ini dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat, baik bagi masyarakat setempat maupun bagi pengembangan diri kami sebagai mahasiswa UMPWR,” ungkapnya.
Be the first to comment