Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, UNIMUS Resmi Buka PPDS Obstetri dan Ginekologi

Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, UNIMUS Resmi Buka PPDS Obstetri dan Ginekologi
Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, UNIMUS Resmi Buka PPDS Obstetri dan Ginekologi

Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) resmi menerima Surat Keputusan (SK) pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Penyerahan SK tersebut dilakukan dalam rangkaian launching 24 PPDS Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia yang berlangsung di Ballroom University Hotel UMY, Yogyakarta, Jumat, 13 Februari 2026.

UNIMUS menjadi salah satu dari delapan PTMA yang memperoleh mandat pemerintah untuk menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis. Langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis yang kompeten dan tersebar merata di berbagai wilayah Indonesia.

Komitmen Muhammadiyah di Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Launching nasional tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto, unsur Pimpinan Pusat Muhammadiyah, serta pimpinan PTMA dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Brian menyampaikan apresiasi atas konsistensi Muhammadiyah dalam menjadikan pendidikan dan kesehatan sebagai amal usaha strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Sejak awal berdiri, Muhammadiyah telah menjadikan pendidikan dan kesehatan sebagai bentuk ibadah sosial dan pengabdian nyata. Kehadiran 24 PPDS yang dilaunching hari ini merupakan langkah besar dan bersejarah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembukaan PPDS harus diiringi komitmen menjaga mutu akademik dan layanan klinis. Program tersebut, menurutnya, perlu dikembangkan menjadi rujukan nasional tanpa terjebak pada orientasi komersialisasi semata.

UNIMUS Resmi Buka PPDS Obstetri dan Ginekologi

Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang, Masrukhi, menyebut penerimaan SK PPDS Obstetri dan Ginekologi sebagai amanah sekaligus bentuk kepercayaan negara kepada UNIMUS.

“Pembukaan PPDS Obstetri dan Ginekologi ini merupakan tonggak penting bagi UNIMUS. Kami memandangnya bukan hanya sebagai pengembangan institusi, tetapi sebagai tanggung jawab moral dan akademik untuk melahirkan dokter spesialis yang unggul dan berintegritas,” tegasnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan PPDS akan didukung tata kelola akademik yang kuat, kolaborasi dengan rumah sakit jejaring, serta penguatan nilai Islam Berkemajuan dalam praktik pendidikan kedokteran.

Fokus pada Kesehatan Ibu dan Anak

Dekan Fakultas Kedokteran UNIMUS, Aisyah Lahdji, menjelaskan bahwa PPDS Obstetri dan Ginekologi dirancang untuk menjawab kebutuhan strategis nasional, khususnya dalam peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.

Menurutnya, program ini akan menekankan keseimbangan antara kompetensi klinis, integritas profesional, etika kedokteran, serta empati dalam pelayanan. Selain itu, kehadiran PPDS ini diharapkan memperluas akses pendidikan dokter spesialis di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Launching 24 PPDS PTMA secara nasional menandai konsolidasi dan sinergi Muhammadiyah dalam memperkuat ekosistem pendidikan dokter spesialis yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Bagi UNIMUS, momentum ini bukan sekadar ekspansi akademik, melainkan bagian dari kontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan nasional. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kesiapan menjalankan PPDS secara profesional, akuntabel, dan sesuai standar nasional pendidikan kedokteran spesialis.

Dengan pembukaan program ini, UNIMUS diharapkan mampu melahirkan dokter spesialis yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan semangat pengabdian bagi umat, bangsa, dan negara.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*