WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA – Akses terhadap pendidikan tinggi berkualitas di luar negeri perlu terus diperluas agar kesempatan memperoleh pengalaman akademik global tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu. Semangat tersebut mendorong Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya & Irlandia bersama Djazman Education Forum (DEF) DPP IMM menggelar Chevening Scholarship Talk.
Kegiatan yang terbuka untuk umum tersebut akan berlangsung secara daring pada Ahad (16/8/2026). Agenda ini dirancang sebagai ruang berbagi informasi dan pengalaman bagi mahasiswa serta kader Angkatan Muda Muhammadiyah yang ingin melanjutkan studi magister di Inggris melalui program Chevening Scholarship.
Ketua PCIM Britania Raya & Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari keinginan untuk memperluas akses informasi dan pendampingan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia.
Menurutnya, informasi mengenai beasiswa internasional kerap terasa eksklusif bagi sebagian calon pendaftar. Karena itu, pengalaman penerima beasiswa perlu dibagikan agar semakin banyak mahasiswa memiliki gambaran mengenai proses persiapan dan peluang yang tersedia.
“Kami ingin memastikan informasi dan pendampingan yang selama ini terasa eksklusif dapat dijangkau lebih banyak orang. Keberhasilan satu penerima beasiswa seharusnya membuka jalan bagi yang lain,” ujarnya.
Chevening Scholarship Talk menghadirkan Fandy Laksono, Ketua PPI Sheffield sekaligus penerima Chevening Scholarship 2025/2026. Fandy saat ini menempuh studi MSc International Marketing & Management di The University of Sheffield dan merupakan bagian dari warga Muhammadiyah Britania Raya.
Kehadiran Fandy menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena peserta dapat memperoleh gambaran langsung dari pengalaman penerima beasiswa, mulai dari memahami program hingga mempersiapkan dokumen dan esai pendaftaran.
Fandy berharap sesi berbagi tersebut dapat mendorong lebih banyak kader untuk mempersiapkan diri secara serius dan memanfaatkan peluang studi melalui Chevening.
“Saya harap kegiatan ini bisa menginspirasi para kader untuk mempersiapkan beasiswa Chevening dengan maksimal, sehingga ke depannya banyak yang bisa lolos beasiswa Chevening,” katanya.
Materi yang disiapkan dalam kegiatan tersebut mencakup Chevening Scholarship Overview, Mastering the 4 Pillars of Essay, Strategic Document Checklist, hingga Alumni Insider Tips.
Rangkaian materi tersebut diarahkan untuk memberikan pemahaman yang lebih praktis kepada peserta mengenai tahapan persiapan beasiswa, khususnya dalam menyusun esai dan dokumen yang menjadi bagian penting dari proses pendaftaran.
Direktur DEF DPP IMM, Amin Rais, mengatakan Chevening Scholarship Talk tidak berhenti sebagai sesi berbagi pengalaman. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi pembuka bagi program mentoring beasiswa yang melibatkan para penerima Chevening Scholarship.
“Agenda sharing session ini harapannya akan menjadi pembuka kegiatan mentoring beasiswa Chevening sebagai langkah strategis untuk memperluas akses informasi bagi kader Angkatan Muda Muhammadiyah, sekaligus membekali mereka dengan bimbingan intensif dari para Chevening Scholar langsung di Britania Raya,” ujarnya.
Menurut Amin, keterlibatan para penerima beasiswa dalam proses pendampingan menjadi nilai tambah karena peserta tidak hanya memperoleh informasi umum, tetapi juga dapat belajar dari pengalaman orang yang telah melewati proses seleksi.
Inisiatif tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang saling menguatkan. Pengalaman akademik yang diperoleh kader di luar negeri diharapkan dapat kembali dibagikan kepada generasi berikutnya sehingga peluang pendidikan global semakin terbuka.
Kegiatan ini akan digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube Djazman Education Forum pada Ahad (16/8/2026) pukul 13.00 WIB dan terbuka untuk umum. Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui kanal resmi PCIM Britania Raya & Irlandia, DPP IMM, dan Djazman Education Forum.
Be the first to comment