WARTAPTM.ID, SINJAI — Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai terus memperkuat jejaring global melalui kerja sama keilmuan dan dakwah internasional. Hal ini ditandai dengan kunjungan ulama asal Kuwait, Syekh Mohammad An-Naqwi, yang diterima langsung oleh Rektor UIAD Sinjai, Kamis (23/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis dalam membangun kolaborasi internasional, khususnya dalam pengembangan pendidikan Islam, penguatan kelembagaan, serta dakwah berbasis keilmuan.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, pertemuan berlangsung dalam bingkai silaturahmi akademik sekaligus penjajakan kerja sama antara UIAD Sinjai dan lembaga pendidikan di Kuwait.
Rektor UIAD Sinjai menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendorong internasionalisasi perguruan tinggi berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan.
“Kami menyambut baik kunjungan Syekh Mohammad An-Naqwi sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring internasional UIAD Sinjai. Ini menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret di bidang pendidikan dan dakwah,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama lintas negara menjadi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas wawasan mahasiswa, serta memperkuat pertukaran keilmuan di tingkat global.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang kerja sama, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, pengembangan program studi keislaman, hingga kolaborasi dalam kegiatan dakwah dan pengabdian kepada masyarakat.
Syekh Mohammad An-Naqwi juga menyampaikan apresiasinya terhadap peran perguruan tinggi Islam di Indonesia, khususnya dalam mengembangkan pendidikan yang mengintegrasikan ilmu dan nilai-nilai keislaman.
“Perguruan tinggi Islam memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia,” tuturnya.
Ia menilai bahwa kolaborasi dengan UIAD Sinjai dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan pendidikan antara Indonesia dan negara-negara Timur Tengah.
Kunjungan ini juga menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dalam membangun jaringan dakwah global yang moderat, inklusif, dan berkemajuan.
Rektor UIAD Sinjai menambahkan bahwa kolaborasi internasional tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga sebagai bagian dari misi dakwah yang membawa nilai rahmatan lil ‘alamin.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada silaturahmi, tetapi dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata yang memberi manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat,” tegasnya.
UIAD Sinjai memandang kerja sama ini sebagai langkah awal untuk menghadirkan program-program kolaboratif yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, riset, dan dakwah internasional.
Be the first to comment