WARTAPTM.ID, SINJAI — Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (BEM PTMA) se-Indonesia Timur. Kegiatan ini digelar pada 18–20 Mei 2026 di Auditorium H.M. Amir Said UIAD Sinjai.
Mengusung tema “Transformasi dan Konsolidasi BEM PTMA Se-Indonesia Timur dalam Menghadapi Tantangan Perguruan Tinggi,” forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarorganisasi mahasiswa PTMA di kawasan Indonesia Timur.
Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan
Rakorwil secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Mariman Darto. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam merespons dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang.
“Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan yang mampu melahirkan inovasi, membangun kolaborasi, serta menawarkan solusi bagi tantangan perguruan tinggi dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sinjai turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Bupati Sinjai melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andi Irwansyahrani Yusuf, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Sinjai sebagai tuan rumah.
Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan mahasiswa sekaligus mendorong kerja sama antarkampus di wilayah Indonesia Timur.
Sementara itu, Wakil Rektor III UIAD Sinjai Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Muhlis, menegaskan komitmen institusi dalam mendukung aktivitas mahasiswa, khususnya BEM PTMA.
“Pimpinan UIAD siap mendukung penuh kegiatan BEM PTMA Indonesia Timur. Kami berupaya menjadikan kampus ini sebagai rumah yang nyaman bagi seluruh peserta,” ungkapnya.
Forum Konsolidasi dan Penguatan Gagasan
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Koordinator Presidium Nasional BEM PTMA Indonesia, Presidium Nasional Zona VIII, Presiden Mahasiswa UIAD Sinjai, unsur Forkopimda, Dinas Pendidikan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sinjai, serta delegasi mahasiswa dari berbagai PTMA di Indonesia Timur.
Melalui forum ini, para peserta diharapkan dapat merumuskan gagasan dan rekomendasi strategis dalam memperkuat eksistensi BEM PTMA, sekaligus mempererat solidaritas mahasiswa di tengah tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks.
“Rakorwil ini diharapkan melahirkan langkah-langkah strategis serta memperkuat solidaritas mahasiswa PTMA Indonesia Timur dalam menghadapi perubahan zaman,” ujar Mujahid Turaihan, Presiden Mahasiswa UIAD Sinjai.
Rakorwil BEM PTMA Indonesia Timur menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran kolektif mahasiswa sebagai bagian dari agen perubahan. Tidak hanya dalam lingkup kampus, tetapi juga dalam menjawab persoalan sosial yang lebih luas.
Dengan semangat transformasi dan konsolidasi, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran strategis mahasiswa PTMA sebagai motor penggerak perubahan di kawasan Indonesia Timur.
Be the first to comment