Urgensi Kalender Hijriah Global Tunggal Bagi Umat Islam

Urgensi Kalender Hijriah Global Tunggal Bagi Umat Islam
Urgensi Kalender Hijriah Global Tunggal Bagi Umat Islam

Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) adalah langkah awal yang digagas Muhammadiyah untuk menyatukan umat Islam secara global.

Tantangan umat Islam ke depan semakin berkembang, diperlukan kolektivitas bersama dalam menghadapi tantangan zaman. Maka untuk menyatukan umat Islam, Muhammadiyah menggagas KHGT sebagai pelopor persamaan waktu hijriah secara global. 

Dengan mengusung prinsip “satu hari satu tanggal” peluncuran KHGT menjadi solusi adanya perbedaan dalam penentuan tanggal hari besar Islam seperti Ramadan dan Syawal. KHGT lahir dengan semangat Tajdid sebagai simbol bahwa Islam akan terus relevan, visioner, dan universal.

Harapannya, dengan KHGT menjadi pemantik umat Islam agar menjadi umat yang kolektif, bukan hanya soal waktu tetapi kebijakan dan langkahnya mencerminkan persatuan untuk mencapai kepentingan agama dan kemanusiaan.

KHGT Sebagai Implementasi Tajdid

KHGT menjadi langkah untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman. Misalnya, perkembangan teknologi memungkinkan manusia hidup di luar angkasa atau di dalam samudra. Maka tantangan tersebut perlu dijawab dengan fikih astronomi untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Lebih lanjut, Muhammadiyah juga telah mengembangkan perangkat lunak berbentuk aplikasi yang didasarkan pada Ilmu Falak mutakhir. Aplikasi ini dirancang untuk melayani kebutuhan umat Islam dalam merespons perubahan waktu kalender yang digagas Muhammadiyah.

Perubahan-perubahan ini juga telah mendapat persetujuan dalam konferensi Islam secara global dan melibatkan umat Islam secara Internasional. Fenomena ini menjadi tonggak monumental bagi kemajuan umat Islam dan menjadi kekompakan awal dalam menghadapi globalisasi.

Persatuan Umat Islam

Haedar Nashir menjelaskan bahwa perbedaan merupakan rahmat, tetapi dengan kemudahan teknologi di zaman modern umat Islam harus terhubung dalam rangka menjaga posisi umat Islam terhadap dinamika global, sehingga tidak ada lagi sekat antara negara dan bangsa sesama umat Islam. “Mari kita bersama untuk berubah. Dengan terus memperkenalkan KHGT. Bila perlu, jangan membawa nama Muhammadiyah, tapi mari kita bersatu untuk satu hari, satu tanggal yang sama, bagi seluruh kawasan dunia Islam,” paparnya. 

Urgensi Kalender Hijriah Global Tunggal Bagi Umat Islam
Urgensi Kalender Hijriah Global Tunggal Bagi Umat Islam

Umat Islam harus menjaga diplomasi antarbangsa termasuk dalam hal politik, seperti dalam isu Palestina. Menurut beliau Palestina adalah simbol perlawanan terhadap kolonialisme dan ketidakadilan, yang sepatutnya menjadi bagian integral dari perjuangan umat Islam di seluruh dunia.

Dialektika dalam Menjawab Tantangan Global dan Menjaga Kerukunan

KHGT tentunya belum sepenuhnya sempurna, untuk itu Muhammadiyah membuka ruang dialog dan kerja sama seluas-luasnya untuk berbagai kalangan dalam memberi masukan.

Meskipun terkadang penyelesaian suatu permasalahan melalui musyawarah dan mufakat memakan proses yang lama namun Muhammadiyah akan tetap sabar menunggu, namun kesepakatan harus segera diupayakan demi kepentingan umat. 

Tentunya, tidak semua pihak pasti akan setuju dengan KHGT karena memang perbedaan adalah rahmat, namun ada kalanya perbedaan tersebut bisa menimbulkan masalah, terutama ketika berkaitan dengan urusan yang sangat penting seperti penentuan tanggal dalam kalender Islam. 

Untuk itu, sebagai umat yang memiliki sejarah yang panjang, sudah saatnya umat Islam bersatu dalam satu kalender untuk kemaslahatan bersama.

Harapannya, melalui penerapan Kalender Hijriyah Global Tunggal, umat Islam dapat lebih bersatu dan menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran agama yang universal dan penuh kedamaian. []zy

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*