Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Surakarta resmi memasuki babak kepemimpinan baru setelah Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah melantik rektor periode 2026–2029. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, pada Kamis (15/1) di Kampus Unisa Surakarta.
Melalui Surat Keputusan PP ‘Aisyiyah Nomor 197/SK-PPA/A/XII/2025, Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami ditetapkan sebagai Rektor Unisa Surakarta menggantikan Riyani Wulandari, yang sebelumnya menjabat pada periode 2022–2025. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum akselerasi kemajuan Unisa Surakarta sebagai kampus perempuan Islam berkemajuan.
Dalam kesempatan tersebut, Riyani Wulandari menyampaikan harapan agar estafet kepemimpinan yang baru dapat membawa dampak positif bagi penguatan kualitas institusi. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika serta pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugas selama masa kepemimpinannya.
Sementara itu, Rektor Unisa Surakarta yang baru dilantik, Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami, menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan yang telah dirintis oleh para pendahulu. Menurutnya, kepemimpinan di Unisa Surakarta tidak dimulai dari titik nol, melainkan dari fondasi yang telah dibangun secara kolektif.
“Mari kita bangun Unisa Surakarta dengan semangat kolaborasi dan ketulusan,” ungkap Dyah Rahmawatie. Ia menegaskan bahwa ke depan Unisa Surakarta diharapkan tidak hanya dikenal, tetapi juga dipercaya dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Target besarnya adalah menjadikan Unisa Surakarta sebagai perguruan tinggi unggul yang berdaya saing.
Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, dalam arahannya menekankan pentingnya kepemimpinan visioner yang mampu memproyeksikan masa depan kampus. Ia menegaskan bahwa misi dan cita-cita Unisa Surakarta tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata, melainkan harus menjadi refleksi nyata dari arah perjuangan institusi.
“Saya berharap Unisa Surakarta tidak hanya hadir, tetapi juga mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” tegasnya. Menurut Salmah, Unisa Surakarta diharapkan menjadi perguruan tinggi yang membawa semangat mencerahkan, membebaskan, dan memajukan kehidupan masyarakat.
PP ‘Aisyiyah juga memberikan apresiasi atas berbagai langkah strategis yang telah dilakukan Unisa Surakarta, mulai dari pembenahan sistem akademik hingga peningkatan sarana dan prasarana kampus. Berkat upaya tersebut, Unisa Surakarta saat ini meraih akreditasi Baik Sekali dan dinilai tinggal selangkah lagi menuju Akreditasi Unggul.
Be the first to comment