Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Abd. Rakhim Nanda, menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa sebagai talent promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bukan semata aktivitas promosi kampus, melainkan proses strategis pembentukan karakter, integritas, dan tanggung jawab moral sebagai bagian dari masa depan institusi.
Penegasan tersebut disampaikan Rakhim Nanda saat membuka Pelatihan Talent PMB Unismuh Makassar yang digelar Kamis (22/1/2026) di Ruang Rapat Wakil Rektor, Gedung Iqra Lantai 16 Kampus Unismuh Makassar. Dalam kesempatan itu, ia juga hadir sebagai keynote speaker.
Menurut Rakhim, mahasiswa yang terpilih sebagai talent PMB telah dipercaya menjadi wajah awal Unismuh di hadapan calon mahasiswa dan masyarakat luas. Karena itu, peran talent PMB tidak cukup hanya piawai tampil di depan kamera, tetapi juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang empatik—mampu membaca kegelisahan, harapan, dan kebutuhan audiens.
Ia mengingatkan agar narasi yang dibangun oleh talent PMB selaras dengan arah kebijakan dan nilai institusi. Promosi kampus, kata Rakhim, seharusnya menampilkan Unismuh secara utuh, konstruktif, dan beretika, sekaligus menjadi ruang pembelajaran kedewasaan berorganisasi bagi mahasiswa.
“Keterlibatan Anda hari ini adalah investasi jangka panjang. Unismuh 30–35 tahun ke depan sangat ditentukan oleh kualitas mahasiswa hari ini,” ujarnya, seraya menekankan pentingnya konsistensi menjaga sikap dan nilai positif.
Rektor juga menaruh perhatian besar pada aspek kejujuran dalam promosi. Ia menegaskan bahwa membangun citra kampus tidak boleh dilakukan dengan narasi yang dibuat-buat. Unismuh, menurutnya, memiliki banyak keunggulan yang dapat disampaikan secara apa adanya, mulai dari kultur akademik hingga relasi kekeluargaan antara dosen dan mahasiswa. Kejujuran inilah yang menjadi fondasi kepercayaan publik secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Lembaga PMB (LPMB) Unismuh Makassar, Muhammad Akhir, melaporkan bahwa sebanyak 25 mahasiswa terpilih mengikuti pelatihan setelah melalui proses seleksi ketat, mulai dari penilaian video hingga tahapan wawancara.
Pelatihan talent PMB dirancang sebagai pembelajaran komprehensif dalam satu hari penuh. Rangkaian kegiatan diawali dengan penguatan arah dan peran, dilanjutkan pembekalan keterampilan komunikasi, serta ditutup dengan materi pendukung yang relevan dengan kebutuhan tampil di ruang publik dan media sosial.
Usai keynote Rektor, peserta mendapat materi penguatan kepribadian melalui sesi “Profil dan Kepribadian Mahasiswa Unismuh” yang disampaikan Wakil Rektor II, Ihyani Malik. Materi keterampilan praktis kemudian diisi oleh sejumlah pemateri, di antaranya Public Relation oleh Hadisaputra, Tugas dan Tanggung Jawab Talent PMB oleh Muhammad Akhir, Membangun Kepercayaan Diri oleh Erik Alamsyah, Komunikasi Efektif di Media Sosial oleh Wiwik Dwi Enda, serta Public Speaking oleh Cuks Arsyam.
Melalui pelatihan ini, Unismuh Makassar berharap talent PMB tidak hanya terampil tampil dan berbicara, tetapi juga tumbuh sebagai mahasiswa yang komunikatif, autentik, dan beretika—sejalan dengan visi penguatan karakter dan integritas mahasiswa yang terus ditekankan pimpinan universitas.
Be the first to comment