WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mendorong inovasi pembelajaran di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), UAD menggelar pelatihan bagi guru SD Muhammadiyah Kleco pada Jumat (10/4/2026) dengan fokus pada pengembangan metode pembelajaran berbasis deep learning.
Mengusung tema “Merancang Metode dan Media Pembelajaran Deep Learning Berbasis Humanis Religius”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan transformasi pendidikan di era digital yang semakin dinamis.
Tim PKM yang dipimpin Satrianawati, bersama Fitri Indriani dan Nur Hidayah, menekankan pentingnya integrasi antara teknologi pembelajaran dan nilai-nilai keislaman serta kemanusiaan.
Dalam sesi pelatihan, Satrianawati memperkenalkan pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran interaktif. Menurutnya, teknologi tersebut tidak sekadar menggantikan papan tulis konvensional, tetapi dapat mendorong keterlibatan aktif siswa melalui pendekatan visual dan kinestetik.
Sementara itu, Nur Hidayah menyoroti pentingnya penyusunan modul pembelajaran yang mampu menstimulasi kemampuan berpikir kritis, analitis, dan solutif. Ia menegaskan bahwa pendekatan deep learning harus dirancang agar pembelajaran lebih bermakna dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Fitri Indriani menekankan bahwa pembelajaran tidak boleh hanya berorientasi pada aspek kognitif. Integrasi nilai humanis religius dinilai menjadi kunci dalam membentuk karakter dan kepekaan spiritual peserta didik.
Pihak SD Muhammadiyah Kleco menyambut positif pelatihan ini dan berharap dapat menjadi langkah awal dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, interaktif, sekaligus berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Melalui kegiatan ini, UAD berharap sekolah Muhammadiyah dapat menjadi pelopor dalam implementasi pembelajaran deep learning yang adaptif, ramah anak, dan tetap berakar pada nilai humanis religius.
Be the first to comment