WARTAPTM.ID, MAUMERE – Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) menggelar Seminar Nasional bertajuk Penguatan Budaya Kerja Profesional Berbasis Integritas untuk Mewujudkan Pelayanan Prima dan Kepuasan Pasien, Selasa (14/4/2026), di Aula Ahmad Dahlan UNIMOF.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, hingga praktisi administrasi kesehatan. Seminar menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kesehatan, khususnya dalam membangun budaya kerja profesional yang berlandaskan integritas.
Rektor UNIMOF, Prof. Dr. Gunawan Suryoputro, M.Hum, dalam sambutannya menegaskan bahwa kualitas layanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh sikap profesional, etika, dan nilai kemanusiaan yang dimiliki tenaga kesehatan.
Ia juga menyoroti capaian Program Studi Administrasi Kesehatan yang baru saja meraih predikat unggul. Menurutnya, capaian tersebut harus dijaga melalui langkah konkret, salah satunya melalui forum akademik seperti seminar nasional.
“Predikat unggul adalah hasil kerja bersama. Tantangannya adalah bagaimana menjaga dan terus meningkatkan kualitas tersebut,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, UNIMOF juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Klinik Utama Muhammadiyah Ende. Penandatanganan dilakukan bersama Direktur Klinik, dr. M. Ibrahim Sangaji, MARS, sebagai bentuk penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan fasilitas layanan kesehatan.

Kerja sama ini mencakup pelaksanaan praktik lapangan mahasiswa, penelitian bersama di bidang administrasi kesehatan, serta kolaborasi dalam pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kedua pihak juga membuka peluang pemanfaatan fasilitas bersama dan pengembangan program lanjutan.
Seminar menghadirkan tiga narasumber, yakni Ns. Munadi, S.Kep., MARS dari MPKU PWM Jawa Timur, dr. M. Ibrahim Sangaji, MARS, serta Yohanes Bosko, S.Kep., Ners dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka. Diskusi dipandu oleh moderator Elisabeth Evenince, S.T., M.Ling.
Dalam pemaparannya, Ns. Munadi menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia sebagai fondasi utama peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ia menyebut bahwa tenaga kesehatan perlu memiliki keseimbangan antara kompetensi teknis dan sikap profesional.
Sementara itu, dr. Ibrahim Sangaji menyoroti penerapan budaya kerja Islami dalam pelayanan kesehatan. Menurutnya, nilai-nilai seperti amanah, kejujuran, empati, dan profesionalisme menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga bermakna bagi pasien.
“Pelayanan kesehatan harus dilandasi nilai kemanusiaan dan dedikasi tinggi. Mengabdi dengan ilmu, melayani dengan hati,” tegasnya.
Di sisi lain, Yohanes Bosko menggarisbawahi pentingnya pelayanan prima melalui komunikasi efektif, konsistensi, integritas, serta inovasi. Ia menilai, penerapan nilai-nilai tersebut akan berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi. Diskusi mengangkat berbagai isu terkait tantangan pelayanan kesehatan serta strategi meningkatkan kepuasan pasien.
Melalui kegiatan ini, UNIMOF berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan profesionalisme dalam dunia kerja, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya di Nusa Tenggara Timur.
Be the first to comment